Tips Menjaga Ketajaman Otak

Catur merupakan olah raga yang melatih fungsi otak

Sahabat, pernahkah tepikir nikmatnya memiliki otak yang tidak mudah lupa dan memiliki pikiran yang tetap tajam di usia senja? Walaupun secara alamiah otak manusia mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga ketajaman otak kita. Saya bahkan pernah membaca profil seorang pengajar perempuan berusia 79 tahun yang berasal dari Jepang dan memiliki hasil tes otak yang sangat baik dan bahkan setara dengan seseorang berusia 40 tahun, lebih muda separuh dari usianya. Nah sahabat, mari kita simak tips berikut yang bisa membantu menjaga performa otak agar awet muda dan terhindar dari penyakit penuaan otak seperti pikun atau bahkan demensia.

Menghafal kosa kata baru setiap hari.

Menghafal kosa kata baru merupakan salah satu bentuk latihan otak yang sangat bermanfaat. Bagi sahabat yang sedang bekerja atau tinggal di luar negeri, Sahabat mau tidak mau dituntut untuk bisa menguasai bahasa pribumi. Karena sahabat, jika kita tetap bertahan dengan bahasa  Ibu,  jangankan untuk jalan-jalan, untuk belanja saja dapat membuat frustasi. Banyak cerita dari ibu-ibu Indonesia di Jepang yang salah memberi gula pada kopi sang suami tercinta dengan garam, hanya karena salah baca antara huruf kanji garam dan huruf kanji gula : ).

Kejadian di atas mungkin masih bisa ditolerir karena pada kasus yang parah kita bisa salah membeli makanan yang mengandung babi atau benda haram lainnya bagi muslim, jika tak bisa mengenal kosa kata setempat.

Jadi selain penting untuk kehidupan sehari-hari, menghafal kosa kata baru sangat baik untuk melatih otak loh.

Untuk yang masih berada di tanah air, kita bisa mempelajari bahasa asing yang kita sukai. Yang suka drama Korea, bisa belajar bahasa Korea, yang suka telenovela bisa belajar bahasa Mexico atau Spanyol, disesuaikan dengan minat.

Untuk yang Sahabat yang bergama Islam, akan lebih menyenangkan untuk melatih otak dengan mengahafal ayat-ayat Alqur’an, hadits-hadits Nabi. Selain untuk melatih otak, tentu juga berpahala.

Membaca

Membaca buku, koran, artikel-artikel kontemporer sesuai bidang kita, dan atau mencari banyak informasi tentang hal-hal baru tentunya akan memaksa otak bekerja dan secara langsung melatih fungsi otak kita. Perbaharuilah pengetahuan kita setiap hari. Selain untuk melatih otak, Sahabat tidak akan malu berinteraksi dengan orang banyak karena wawasan yang Sahabat miliki. Bila berada dalam suatu forum jangan hanya mendengar, usahakan untuk memberi komentar, paling tidak bertanya karena hal ini akan memaksa otak kita bekerja lebih rajin lagi.

Mengingat menu makan

Apakah Sahabat ingat menu makan malam kemarin? menu makan dua hari yang lalu? seminggu yang lalu?

Mengingat menu makan hari-hari yang lalu selain menyenangkan juga sering dijadikan patokan seberapa besar daya ingat kita. Paling tidak kita diharapkan bisa mengingat menu makan kita dua hari lalu. Jika tidak ingat, gunakan latihan otak ini untuk melatih fungsi otak Sahabat.

Sahabat juga bisa mencoba hal ini. Sebelum kita pejamkan mata kita, beri 2-3 menit untuk mengingat kejadian satu hari kita. Selain melatih daya ingat, Sahabat juga bisa jadikan ini sebagai ajang instropeksi diri setelah seharian beraktivitas.

Banyak-banyaklah berlatih mengingat sesuatu setiap harinya.

Olah raga, jalan-jalan.

Untuk mendapat otak yang sehat, asupan oksigen yang mencukupi sangat sahabat perlukan. Olah raga sudah terbukti secara ilmiah meningkatkan suplai darah ke otak. Jalan-jalan juga memberikan dampak lebih besar dalam melatih otak karena membuat memori otak berkembang melalui informasi-informasi baru yang diterima otak selama kita jalan-jalan.

Buka pergaulan dengan banyak orang .

Hindari esklusivitas pada golongan tertentu saja, usahakan agar sahabat dapat membuka ruang dengan siapa saja. Bergaul dengan orang yang berusia lebih muda dipercaya bisa mempertahankan jiwa muda kita. Karena anak muda biasanya ceria, enerjik dan banyak ide-ide out of the box. Selain itu, tentu saja selain terjalin silaturahmi, ini juga akan menjadi pintu rejeki bagi sahabat.

Melakukan hal-hal yang ingin dilakukan.

Hidup akan lebih berbinar-binar jika Sahabat bersemangat mengejar hal yang ingin dicapai. Misalnya, Sahabat tidak sabar menunggu hari esok karena menunggu diving di Laut Raja Ampat, ingin memanjat pohon kelapa di Hawaii, atau hobby-hobby lainnya. Kebahagiaan yang didapat dari pencapaian ini memberikan dampak positif pada otak agar lebih berfungsi dengan lebih baik lagi.

Kolaborasi dengan  Robia’ah Al Adawiyah Manaff (Kontingen perawat Indonesia yang saat ini bekerja di Jepang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here