Tips Menghindari Pelecehan Seksual di Kendaraan Umum

Jika Sahabat merupakan orang yang sering menggunakan kendaraan umum dalam kesehariannya, pasti Sahabat mengetahui bahwa kebanyakan kendaraan umum mengharuskan penumpangnya harus berbagi ruang dengan penumpang lainnya sehingga saling berdesakan. Saling bersentuhan dan berdempetan merupakan hal yang lumrah bagi para penumpang kendaraan umum. Oleh karenanya, hal ini dapat berpotensi bahaya, terutama bagi Sahabat yang wanita.

Sampai saat ini, ada banyak kasus yang telah diungkap oleh polisi rp_tips-menghadapi-pelecehan-seksual-di-kendaraan-umum-2dalam penyelidikan perkara pelecehan seksual dalam kendaraan umum. Sahabat pasti pernah mendengar satu atau dua kasus ini. Dalam banyak kasus pelecehan seksual yang menimpa para wanita muda seperti pelajar sekolah maupun mahasiswa. Wanita seringkali menjadi target pelecehan karena dianggap tidak memiliki kekuatan untuk melawan. Ketakutan korban seolah menjadi motivasi tambahan para pelaku untuk lebih bebas melakukan aksinya.

Akan tetapi Sahabat, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko menjadi korban pelecehan seksual di kendaraan umum. Berikut tips bagi anak perempuan saudara perempuan, maupun untuk Sahabat sendiri agar terhindar dari kejahatan pelecehen seksual di kendaraan umum:

  • Kuasai Ilmu Bela Diri

Sebagai bentuk perlindungan diri, tidak ada buruknya jika seorang wanita juga memelajari ilmu bela diri. Kepemilikan ilmu ini akan menggentarkan pelaku kejahatan dan menyelamatkan kita dalam kondisi genting. Pelaku akan berpikir ulang jika mengetahui bahwa calon korbannya ternyata dapat melawan. Selain itu, pengetahuan ilmu bela diri juga dapat meningkatkan kepercayaan diri Sahabat sehingga Sahabat menjadi tidak segan untuk melawan balik jika diperlakukan tidak sepatutnya. Bahkan ada beberapa kasus kejahatan yang gagal karena pelaku kalah berkelahi dengan korban yang notabenenya adalah perempuan.

rp_tips-menghadapi-pelecehan-seksual-di-kendaraan-umum-3
Beladiri juga melatih kepercayaan diri dalam menghadapi situasi genting
  • Bersikaplah Tegas

Kesalahan terbesar yang dilakukan oleh para korban pelecehan seksual di kendaraan umum adalah tetap diam. Banyak korban yang justru terdiam karena malu atau takut ketika pelaku melakukan aksinya. Sahabat bisa langsung pamit akan ke kamar kecil atau alasan lainnya jika dikelilingi beberapa pria atau ada seorang pria yang terus berusaha memepet Sahabat. Jika pelaku telah sempat melakukan aksinya, Sahabat harus memelototi, dan menunjukkan ancaman secara tegas kepada mereka. Jika masih nekat, Sahabat dapat berteriak dan memberitahu orang-orang sekitar sehingga si pelaku menghentikan aksinya atau bahkan diamankan oleh pihak yang berwenang.

  • Lengkapi Diri dengan Alat Keamanan

Kalau diperlukan, gunakan alat panic button untuk menarik perhatian orang disekitar Sahabat. Panic button berfungsi sebagai tombol darurat yang mengeluarkan bunyi alarm nyaring untuk menarik menarik perhatin orang banyak saat sahabat menghadapi kondisi darurat. Sahabat bisa mendapatkannya seperti pada toko online berikut.

  • Duduklah di Depan

Jika menggunakan kendaraan umum seperti mikrolet, metromini atau angkot pilihlah tempat duduk di depan. Tempat duduk di depan memiliki banyak keuntungan. Selain dekat dengan sopir dan pintu masuk, posisi ini sangat strategis karena tidak se-privasi bagian belakang atau tengah yang lebih gelap, sempit dan tidak terawasi. Oleh karenanya, pelaku akan lebih sungkan untuk melakukan aksinya.

  • Gunakan fasilitas khusus Wanita

Saat ini untuk beberapa kendaraan umum yang disediakan oleh pemerintah, utamanya yang berada di Ibu kota, cukup memanjakan para kaum hawa. Kendaraan umum yang memiliki fasilitas khusus ini antara lain Commuter Line serta Trans Jakarta. Untuk Commuter Line, dalam setiap rangkaian kereta api, gerbong paling depan dan paling belakang merupakan gerbong khusus wanita. Sedangkan di Transjakarta, ruang khusus wanita ada di bagian depan setiap armadanya.

Kereta Khusus Wanita (KKW), flickr/martin_alexius
Kereta Khusus Wanita (KKW), flickr/martin_alexius
  • Pertimbangkan Pakaian Sesuai Norma Sekitar

Sebagaimana ucapan Bang Napi “terkadang kejahatan tidak hanya datang dari niat si pelaku. Namun juga karena adanya kesempatan yang dibuat oleh si korban.” Oleh karenanya, Sahabat sebaiknya bersikap prefentif terutama di daerah yang rawan kejahatan terhadap gender. Penggunaan pakaian sesuai norma sekitar akan mengurangi kesan Sahabat tampil mencolok dibanding penumpang lainnya. Kendaraan umum mungkin bukan tempat terbaik untuk menarik perhatian orang banyak karena bisa saja malah perhatian penjahat lah yang Sahabat dapatkan. Di Indonesia sendiri norma berpakaian yang umum di kendaraan umum adalah yang tertutup dan tidak terlalu menonjolkan bentuk tubuh.

Selain tips-tips diatas, Sahabat juga perlu mengetahui payung hukum bagi Sahabat dalam membela diri jika ada pihak-pihak yang mencoba berbuat hal yang tidak menyenangkan terhadap Sahabat. Dikutip dari www.hukumonline.com, bahwa jika ada indikasi sesorang melakukan perbuatan asusula, Sahabat secara hukum diperbolehkan melakukan pembelaan diri sesuai dengan Pasal 49 ayat (1) KUHP yang berbunyi:

Tidak dipidana, barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kehormatan kesusilaan atau harta Benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum.

Oleh karenanya, jika terjadi kondisi pelecehan terhadap Sahabat jangan takut terhadap pelakunya. Rasa takut ini malah akan membuat pelaku merasa aman dan terus melakukan hal tersebut. Lawanlah dan beritahukan kepada ora-orang sekitar sehingga si pelaku mengurungkan niatnya. Karena pada akhirnya, keselamatan kita akan kembali bergantung kepada keputusan dari kita sendiri.

Semoga artikel ini dapat membuat Sahabat menjadi lebih waspada dan meningkatkan antisipasi terhadap orang yang baru kenal. Selain itu, teruslah berdo’a pada Tuhan pula agar dilindungi sepnajang perjalanan Sahabat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here