Memilih Sistem CCTV Untuk Keamanan Rumah

Halo sahabat Keselamatan Keluarga, seperti telah disebutkan pada artikel terdahulu, penggunaan kamera CCTV atau closed circuit television pada sistem keamanan rumah semakin umum karena harganya semakin terjangkau. CCTV biasanya digunakan dengan tujuan untuk mengawasi suatu area di dalam atau di luar rumah, pemantauan kegiatan anak dan perilaku pengasuh anak, atau melindungi barang-barang berharga dari pencuri. Lalu, bagaimana pemilihan sistem CCTV rumah yang baik..??

Dalam pemilihan sistem kamera CCTV yang tepat sesuai kebutuhan, Sahabat akan cukup kebingungan, mengingat banyaknya jenis kamera CCTV yang sekarang tersedia di pasaran. Beberapa hal perlu Sahabat pertimbangankan dalam  memilih model kamera CCTV yang tepat untuk sistem keamanan rumah. Berikut ulasannya :

Kamera untuk di dalam ruangan atau di luar ruangan

Ketika menginginkan penempatan kamera CCTV di luar ruangan, Sahabat harus mempertimbangkan apakah model kamera memiliki kemampuan pemantauan di malam hari (night vision). Biasanya kamera luar ruangan harus memiliki fitur night vision (infrared) agar tetap dapat memantau di malam hari. Sebaliknya, jika hanya menginginkan pemantauan di dalam ruangan. Pengunaan model CCTV indoor mungkin cukup tanpa perlu fitur infrared. Namun jika ruangan yang ingin dipantau dalam keadaan gelap, penggunaan CCTV indoor dengan fitur infrared perlu dipertimbangkan.

Kamera luar ruangan juga memerlukan kualitas material yang baik agar dapat tetap beroperasi saat kondisi panas dan dingin, serta mampu beropertasi dalam segala cuaca.

artikel-01-indoor-outdoor
(Kiri) Kamera dalam ruangan dan (Kanan) kamera luar ruangan

Kamera tersembunyi atau tidak tersembunyi

Kamera tersembunyi adalah pilihan yang bagus jika Sahabat menginginkan keberadaan kamera tidak diketahui oleh orang lain, dalam hal ini orang yang dipantau. Ukuran kamera tersembunyi biasanya lebih kecil dibandingkan dengan kamera biasa. Namun pada umumnya, pemasangan kamera tersembunyi akan lebih sulit karena perlu mempertimbangkan fitur dekoratif lainnya.

Kamera tersembunyi mungkin merupakan sistem CCTV paling ampuh dalam mengawasi aktivitas di rumah. Beberapa kasus kejahatan di rumah berhasil terungkap karena sang pelaku tidak sadar bahwa aksinya terekam kamera sehingga lebih sulit untuk menutupi bukti-bukti kejahatannya. Selain itu, pelaku kejahatan tidak akan tahu dimana blank spot (titik tak terlihat) pada CCTV. Hal ini akan meningkatkan efektivitas CCTV yang jumlahnya terbatas.

(Kiri) Kamera tersembunyi dan (Kanan) kamera tidak tersembunyi
(Kiri) Kamera tersembunyi dan (Kanan) kamera tidak tersembunyi

Nirkabel atau Kabel

Dalam hal pemasangan, setidaknya ada dua jenis kamera, yaitu nirkabel atau kabel. Kamera keamanan kabel biasanya lebih sulit untuk dipasang karena sahabat perlu memastikan semua kabel berada di tempat yang tepat dan tidak mengganggu. Namun, kamera kabel memiliki kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan kamera nirkabel. Sebaliknya kamera nirkabel lebih praktis dengan fleksibilitas tinggi, dan bisa dipindah tempatkan di mana saja. Namun, biasanya kamera nirkabel memerlukan baterai yang perlu diganti. Kamera nirkabel juga sangat rentan terhadap masalah persinyalan. Penggunaan perangkat lain dalam ruangan yang sama dapat mempengaruhi kinerja kamera.

Contoh kamera nirkabel yang menggunakan koneksi wifi.
Contoh kamera nirkabel yang menggunakan koneksi wifi.

Analog atau IP camera

Sistem CCTV secara umum dibagi menjadi dua, yaitu kamera analog/manual atau kamera digital (IP Camera). IP camera relatif lebih mudah untuk dipasang karena bisa langsung dihubungkan ke perangkat komputer atau smartphone via akses internet. Kamera analog perlu menggunakan alat tambahan yang disebut Digital Video Recorder (DVR) yang bertugas merekam video dan memberikan akses ke perangkat komputer atau smartphone.

Meskipun harga satuan kamera analog bisa lebih murah dari IP camera, harga perangkat DVR biasanya merupakan komponen termahal pada sistem CCTV analog. Oleh karena itu, adanya perangkat DVR membuat CCTV analog hanya efisien untuk jumlah CCTV yang banyak (4 ke atas). Untuk penggunaan CCTV sebanyak satu atau dua saja mungkin akan lebih efisien jika menggunakan IP camera karena dapat digunakan satuan dan memiliki fitur akses langsung ke internet/komputer tanpa perangkat tambahan (Sahabat tentu memerlukan jaringan wifi / LAN dengan akses internet).

Offline atau online kamera

Jika Sahabat menginginkan untuk bisa memantau kamera CCTV yang terpasang di rumah dari mana saja secara real-time, lakukan instalasi secara online dimana kamera harus dihubungkan dengan jaringan internet, baik koneksi langsung ataupun melalu perantara komputer yang terhubung ke internet. Dengan menggunakan aplikasi khusus pada smartphone, Sahabat bahkan bisa memantau kamera menggunakan smartphone dengan koneksi internet dimanapun Sahabat berada.

Namun, online kamera dapat menimbulkan masalah keamanan, apabila ada orang lain yang tidak berhak mengakses kamera, justru bisa memantau keadaan rumah, yang kemudian digunakan untuk tindak kejahatan. Pemilihan merek CCTV dan setting keamanan password sangat penting untuk menjamin privasi rekaman CCTV Sahabat. Sahabat mungkin bisa menggunakan fitur password generator yang dibahas pada artikel sebelumnya.

Contoh akses kamera penggunakan smartphone.
Ilustrasi akses online kamera menggunakan smartphone.

Pastikan kamera tahan lama

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah apakah kamera tahan lama terhadap perubahan kondisi cuaca. Kamera yang digunakan juga harus tahan air dan cukup aman untuk menghindari pengaruh angin, hujan atau faktor eksternal lainnya.

Sahabat, semoga ulasan diatas bisa menjadi pertimbangan dalam memilih model CCTV yang tetap tetapi efisien dalam melindungi harta atau peristiwa pemantauan di rumah atau di lingkungan sekitar. Tetap kunjungi situs Keselamatan Keluarga dot Com untuk info lebih dalam seputar penggunaan CCTV.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here