Tips Keselamatan Anak di Taman Bermain

Play - Rafiq Sarlie (Flickr)

Sebagai orang tua, Sahabat sudah sewajarnya mengajak si kecil untuk belajar sambil bermain. Aktivitas belajar dan bermain pun dapat dilakukan dimana saja. Selain beraktivitas di dalam rumah, aktivitas di luar rumah seperti di taman bermain tentu dapat dijadikan pilihan.

Taman bermain atau playground merupakan tempat yang tepat untuk anak dalam bereksplorasi terutama di luar rumah. Sahabat dapat bersantai-santai dengan keluarga sembari menemani si kecil bermain. Akan tetapi, Sahabat tetap perlu mewaspadai lingkungan di taman bermain karena bisa saja terjadi insinden yang tidak diinginkan karena adanya alat yang rusak atau kurangnya pengawasan pada si buah hati.

Sambil bermain dan belajar di taman bermain, yuk lihat tips aman di taman bermain bersama anak berikut ini

Awasi dan Dampingi Anak Saat Berada di Taman Bermain

  • Pastikan anak selalu diawasi oleh orang dewasa baik petugas taman bermain ataupun orang tua/keluarga.
  • Ajari anak menghindari bahaya di taman bermain seperti bahaya tertabrak ayunan, terpeleset atau terjatuh dari wahana yang tinggi.
  • Ajari anak untuk mengantri dengan teman sebayanya dan berikan pengertian bahwa mendorong dan berdesakan di taman bermain dapat membahayakan
  • Anak harus mengenakan pakaian yang sesuai untuk di taman bermain. Jangan gunakan kalung, tas, syal, atau pakaian bertali yang dapat memungkinkan tersangkut di peralatan bermain atau bahkan tercekik.
  • Jangan biarkan anak menggunakan helm sepeda saat bermain di playground atau taman bermain. Helm dapat tersangkut dan melukai anak.

Pilih Area Bermain yang Tepat Sesuai Umur Anak

  • Anak usia pra-sekolah (2 – 5 tahun) dan usia sekolah (5 – 12 tahun) sebaiknya tidak ditempatkan di taman bermain yang sama. Anak kecil bermain dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan anak yang lebih besar.
  • Untuk bayi yang sedang belajar berjalan, pilih area bermain yang memiliki permukaan yang halus untuk antispasi jika si anak jatuh juga mudah untuk dilalui
  • Berminat mencoba ayunan untuk anak? Pastikan anak sudah dirasa cukup kuat menopang berat kepalanya (biasanya mulai usia 9 bulan). Topang bagian melakang punggung dan kepala anak atau gunakan ayunan yang memiliki sandaran belakang.

Pastikan Taman Bermain Memiliki Lingkungan dan Peralatan Bermain yang Aman

  • Hindari taman bermain dengan permukaan yang tidak sesuai untuk beraktivitas seperti aspal, beton, rumput, tanah atau kerikil.
  • Usahakan untuk mencari taman bermain yang memiliki permukaan bermain dari materi seperti pasir, kerikil dari biji-bijian, serutan kayu halus, dedaunan/jerami, dan irisan karet. Karpet dari bahan karet, rumput sintetis, dan materi buatan lainnya juga aman.
  • Cek taman bermain dari kemungkinan bahaya seperti peralatan yang rusak atau permukaan bermain yang runcing atau kasar. Jika ditemukan, segera laporkan kepada pihak yang bertanggung jawab dan jangan izinkan si kecil untuk menggunakan alat permainan hingga dinyatakan aman kembali
  • Area taman bermain pastikan cukup luas dan memiliki ruang antar permainan yang cukup. Pastikan tidak ada alat bermain yang dapat saling bersinggungan atau terlalu rapat serta memiliki jalur mobilisasi yang cukup bagi anak-anak.
  • Pilihlah taman bermain yang memiliki penjagaan keamanan yang cukup, karena potensi bahaya bukan hanya datang dari dalam tapi juga dari luar taman bermain

Periksa Taman Bermain Apakah Dirawat dengan Baik

  • Periksalah dengan seksama bersama pihak yang terkait untuk memastikan apakah mereka memiliki alat pemainan yang sesuai dengan umurnya dan terawat dengan baik
  • Sebaran kuman dan penyakit dapat terjadi saat ada kontak dengan fasilitas umum. Oleh karena itu, pastikan taman bermain yang akan digunakan dalam kondisi bersih dan terawat. Beberapa pengelola taman bermain memiliki kebijakan membersihkan dan mensanitasi peralatan secara berkala.
  • Laporkan taman bermain yang memiliki kerusakan pada pihak yang terkait (seperti sekolah, pemerintah setempat, atau pihak yang berwenang terhadap taman tersebut)

Semoga dengan tips-tips beraktivitas di taman bermain diatas, keamanan dan keselamatan si kecil pun akan lebih terjamin. Tumbuh kembang anak dapat terus berjalan, keamanan pun tidak perlu dikhawatirkan lagi.

 

Referensi :

Safekids.org

playgroundsafety.org

Foto ilustrasi Play oleh Rafiq Sarlie / CC BY

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here