Tips Agar Aman Berbelanja Online

Tips Agar Aman Berbelanja Online

Sahabat, seperti telah diulas tentang modus-modus kejahatan pada belanja online dalam artikel sebelumnya, belanja online memang sangat menyenangkan dan membantu kita. Akan tetapi, agar tetap bisa menikmati kemudahan berbelanja online, kita harus tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan kegiatan jual-beli di ranah digital ini. Pada artikel ini penulis akan berbagi tips agar aman berbelanja online.

Seperti halnya belanja langsung di toko fisik, ada langkah-langkah yang bisa Sahabat dan keluarga lakukan agar tetap terlindungi dari kejahatan selama berbelanja online. Berikut ulasannya.

Berbelanja Pada Situs yang Terpercaya

Langkah pertama agar aman berbelanja online adalah memastikan bahwa bahwa situs belanja yang akan digunakan sudah terpercaya dan memiliki reputasi yang baik. Pastikan bahwa situs belanja online itu memiliki alamat kantor dan informasi kontak yang benar. Akan lebih terpercaya lagi jika memang situs itu merupakan perpanjangan dari toko fisik yang sudah ada. Pengalaman positif teman yang pernah berbelanja di situs yang dituju juga merupakan nilai lebih dalam memilih situs belanja online yang aman.

Pastikan Situs Belanja Terenkripsi

Sebelum mulai berbelanja, lihatlah di bagian alamat di web browser Sahabat. Pastikan ada tanda gembok dan alamat nya diawali dengan https:// (bukan cuma http). Penggunaan https pada alamat situs berarti situs telah terenkripsi dan memiliki standard keamanan yang lebih dibanding situs-situs umummnya.

Penggunaan enkripsi pada situs belanja online akan mengurangi risiko bocornya informasi pribadi seperti data diri dan kartu kredit ke tangan-tangan jahat. Semakin kuat enkripsi sebuah situs belanja maka semakin sulit data-data Sahabat dicuri pelaku kejahatan online.

Jaga Informasi Pribadi Anda

Jagalah selalu informasi pribadi seperti user name, password, nomor kartu kredit serta informasi detail diri seperti tanggal lahir dan alamat rumah. Hindarilah memposting data diri Sahabat di media online yang bisa diakses orang banyak.

Pelaku kejahatan online bisa membobol akun belanja online Sahabat jika mengetahui user name dan password akun tersebut. Selain itu, pelaku kejahatan online juga bisa menebak password akun Sahabat dengan teknik yang dinamakan Social Media Guess. Dengan teknik ini, penjahat bisa menebak password Sahabat dari postingan-postingan sahabat di media online yang memiliki informasi pribadi seperti tanggal lahir, nama keluarga atau kata-kata yang sering Sahabat ucapkan.

Cek Laporan Bulanan Kartu Kredit

Langkah lain untuk menghindari kejahatan dalam berbelanja online adalah dengan rajin mengecek laporan kartu kredit bulanan. Sahabat perlu memastikan bahwa tiap transaksi yang tercatat adalah transaksi yang Sahabat ketahui dan hendaki.

Cobalah konfirmasi ke penyedia kartu kredit jika Sahabat menemukan aktivitas transaksi yang tidak dikenali karena bisa jadi transaksi tersebut dilakukan oleh pelaku kejahatan online tanpa sepengetahuan Sahabat. Jika Sahabat melihat ada indikasi pembobolan kartu kredit, segeralah meminta bank untuk memblokir kartu kredit Sahabat agar tidak bisa memproses transaksi lagi. Selain itu konsultasikan dengan pihak bank tentang menanggulangi transaksi yang sudah terjadi dengan harapan transaksi itu bisa dibatalkan.

Cek Keamanan Aplikasi Belanja Online

Jika Sahabat berbelanja menggunakan aplikasi di iPhone atau Android, pastikan bahwa aplikasi belanja online yang digunakan adalah versi terbaru dan paling aman. Pantaulah akun kontak toko belanja online atau cek fitur update aplikasi sahabat untuk setiap informasi pembaharuan aplikasi terutama yang terkait keamanan. Aplikasi yang tidak update rentan terhadap cacat keamanan yang memungkinkan pelaku kejahatan online lebih mudah membobol akun situs belanja online Sahabat.

Gunakan Device & Sambungan Internet yang Aman

Sebisa mungkin gunakan gadget yang aman dalam berbelanja online. Yang utama adalah memastikan gadget yang digunakan adalah versi resmi dan selalu ter-update. Sebisa mungkin hindari gadget (tablet atau smartphone) yang software dasarnya (operating system, OS) sudah dimodifikasi (seperti jailbreak / root). Modifikasi terhadap OS dari sumber yang tidak resmi bisa saja mengandung “pintu belakang” (back door) bagi para hacker untuk mencuri data pribadi Sahabat.

Hindari menggunakan wifi publik untuk berbelanja online karena informasi yang sahabat kirimkan secara online bisa di sadap melalui system wifi yang tidak terpercaya dan tidak aman.

Jika Sahabat bertransaksi menggunakan laptop / komputer, pastikan antivirus, browser dan OS computer menggunakan edisi paling baru dan OS yang ada senantiasa ter-update.

Cek Kebijakan Privasi Situs

Beberapa situs mungkin menerpakan kebijakan yang longgar dalam menangani privasi pengguna. Sahabat harus memastikan bahwa situs belanja online sahabat sudah terpercaya dalam menyimpan data pribadi Sahabat. Cek kebijakan privasi situs dan cermati apakah ada klausal yang memungkinkan data pribadi (terutama terkait perbankan) bisa dibagikan kepada pihak ketiga terutama tanpa kontrol keamanan.

Sahabat, semoga tips-tips di atas dapat meningkatkan keamanan dan membuat aktivitas belanja online Sahabat menjadi semakin menyenangkan. Selamat berbelanja online!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here