Safety Moment : Menggunakan Telepon Seluler di SPBU

https://pixabay.com/en/refuel-petrol-stations-gas-pump-2157211/
SPBU

Sahabat, sudah sering kita mendengar kejadian kebakaran, atau ledakan di area SPBU (Stasiun Pengisian Bahan-bakar Umum) akibat dari penggunaan telepon seluler. Ada baiknya kita menghindari kegiatan menggunakan atau mengoperasikan telepon seluler di SPBU. Meskipun ada penjelasan dari LIPI bahwa tidak berbahaya untuk menggunakan telepon seluler di SPBU, namun ada baiknya kita tidak melakukannya untuk menghidari risiko terjadinya sesuatu di area berbahaya.

Telepon seluler di SPBU
Menggunakan telepon seluler di area SPBU dapat meningkatkan risiko terjadinya ledakan atau kebakaran.

Penulis, sebagai orang yang bekerja di dunia industri pengolahan gas dan petrochemical, memiliki pengalaman serupa. Jika kita ingin memasuki area plant pengolahan gas, petrochemical, dan sejenisnya, dapat dipastikan telepon seluler, kamera, rokok, dan peralatan pemicu bunga api sejenis dilarang untuk digunakan atau dibawa ke dalam plant. Karena telepon seluler, kamera (dengan blitz), rokok, dll adalah beberapa peralatan pemicu bunga api.

Hal ini dilakukan oleh perusahaan pemilik plant, kontraktor, maupun pihak terkait lain untuk menghidari risiko terjadi kecelakaan kerja akibat penggunaan alat-alat tersebut. Sudah sepatutnya pula kita, sebagai masyarakat yang paham akan keselamatan dan kesehatan untuk menghidari risiko-risiko yang dapat memicu kecelakaan sejenis, khususnya penggunaan telepon seluler di SPBU.

Jika kita menerima panggilan telepon saat berada di SPBU, matikan terlebih dahulu. Kita dapat menelepon balik setelah keluar dari area SPBU. Tidak ada ruginya menunggu sebentar, dibandingkan jika kita harus mengalami kecelakaan atau musibah.


Ada perkataan yang sangat bagus untuk kita pahami semua mengenai konsep pentingnya keselamatan dalam pekerjaan, namun masih sangat relevan dengan kehidupan kita sehari-hari.

“There’s an old saying that if you think safety is expensive, try an accident. Accidents cost a lot of money. And, not only in damage to plant and in claims for injury, but also in the loss of the company’s reputation.”
– Dr Trevor Kletz

“For a long time, people were saying that most accidents were due to human error and this is true in a sense but it’s not very helpful. It’s a bit like saying that falls are due to gravity.”
 Dr Trevor Kletz


Semoga kita selalu menjadi orang yang peduli akan keselamatan diri, keluarga, maupun orang lain di sekitar kita. Karena bagaimanapun, jika konsep keselamatan tidak dimulai dari diri sendiri, maka segala peraturan dan regulasi yang dibuat oleh sistem, tidak akan ada artinya. Jadilah pelopor keselamatan untuk diri sendiri, keluarga, dan orang di sekitar kita.

Safety goes first..

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here