[Review] D-Link DCS-850L PTZ Baby Camera – Kamera CCTV Yang Dapat Mengukur Suhu Kamar Anak

KeselamatanKeluarga.com
DLink DCS-850L PTZ Baby Camera - KeselamatanKeluarga.com

Pada kesempatan ini Keselamatan keluarga dot Com akan mengulas salah satu produk IP CCTV keluaran D-Link yaitu seri DCS-850L PTZ Wireless Cloud Baby Camera. Kamera ini merupakan salah satu dari seri Baby Camera D-Link yang secara khusus didesain untuk memenuhi kebutuhan mengawasi anak dari mulai usia bayi dan dioperasikan dengan mudah sesuai prinsip Do-It-Yourself (DIY). Seperti apa kamera D-Link DCS-850L dapat membantu Sahabat? Berikut ulasannya.

Spesifikasi

Beberapa fitur utama yang ditawarkan D-Link DCS-850L ini adalah:

  • Desain yang stylish dan sesuai karakter kamar anak
  • Fitur musik bayi (lullaby) dengan 5 pilihan lagu
  • Pan Tilt Zoom (PTZ)
  • Real-time video streaming dengan resolusi 640 x 480 pixel
  • Kompresi video H.264
  • Two Way Audio untuk percakapan dua arah
  • Deteksi suhu ruangan, gerakan dan suara
  • Night Vision dengan lampu infra merah
  • Harga : Kisaran 2 juta rupiah
  • Situs Resmi : http://www.dlink.co.id/

Seri Baby Camera D-Link selalu terkenal akan fitur lullaby atau musik bayinya. Ada 5 pilihan lagu yang bisa membantu anak Sahabat tidur dengan lebih tenang. Sahabat dapat menyalakan atau mematikan musik ini melalui smartphone sahabat. Fitur lain yang sangat bermanfaat bagi orang tua adalah fitur pengukur suhu ruangan (temprature detection) yang memberikan informasi suhu di ruangan secara realtime ke smartphone Sahabat. Dengan adanya fitur ini, kamera akan mengirimkan notifikasi jika suhu kamar berada diluar batas yang Sahabat tentukan.

Selanjutnya, D-Link juga menyematkan fitur deteksi gerakan dan deteksi suara yang dapat memberikan notifikasi ke smartphone ketika kamera mendeteksi gerakan atau suara seperti tangisan bayi. Seri kamera DCS-850L merupakan satu-satunya dari lini baby camera D-Link yang dilengkapi dengan fitur pan tilt zoom. Kamera ini dilengkapi dengan motor yang dapat mengubah arah kamera untuk menjangkau wilayah yang belum masuk ke layar.

Nama besar D-Link yang sudah lama bermain di segmen jaringan komputer, bisa berarti kualitas produk yang lebih terpercaya akan kehandalan dan kebijakan privasi penggunanya. Ini sangat penting terutama untuk sebuah produk yang digunakan untuk membantu Sahabat mengawasi buah hati.

Desain Produk

Seri Baby Camera D-Link selalu didesain dengan tampilan yang dekoratif dan homey. Hal itu pula yang kami lihat dari kamera DCS-850L. Kamera memiliki warna putih dengan aksen biru atau merah pada lingkaran alas dan lensa yang bisa Sahabat ganti. Bagian eksterior terbuat dari bahan plastik bertekstur matte dengan kesan kokoh. D-Link juga menyertakan dudukan tambahan untuk mempemudah pemasangan kamera ke sisi dinding. Pada bagian depan kamera terdapat lensa, lubang mikrofon, lubang lampu infra red, dan lampu indikator. Pada bagian belakang kamera terdapat koneksi daya, tombol direct connection dan reset. Bagian belakang ini pula terdapat sensor suhu berbentuk bola mungil yang terlihat seperti bagian ekor kamera DCS-850L ini. Bagian sisi terletak lubang-lubang speaker yang cukup banyak tapi tidak mengganggu estetika kamera ini.

Gallery – D-Link DCS-850L PTZ Cloud Baby Camera

Penyetelan Kamera

Seperti seri baby camera D-Link lainnya, penyetelan kamera dilakukan melalui aplikasi D-Link, MyDlink Baby Camera app yang tersedia di App Store maupun Play Store. Sahabat cukup mengikuti panduan di layar smartphone dari mulai menyalakan kamera, memasukan password dan mengatur kamera. Sahabat memerlukan akun MyDlink yang bisa didapat secara gratis melalui aplikasi atau situs MyDlink indonesia : https://id.mydlink.com/entrance. Pada penyetelan kamera ini, Sahabat diharuskan untuk mengupgrade firmware sebelum bisa menggunakan kamera. Pastikan sambungan listrik kamera Sahabat tidak terputus selama proses upgrade ini.

Pengoperasian

Mengakses Kamera via Aplikasi

Pengaksesan kamera pada umumnya sangat mirip dengan kamera DCS-700L yang sudah direview sebelumnya. Hanya saja, adanya fitur pan tilt zoom (PTZ) menambah kemampuan pengoperasian kamera. Melalui aplikasi MyDlink Baby Camera, Sahabat dapat mengakses kamera dan mengontrol fitur yang ada dari smartphone. Fitur utama, yaitu live streaming, akan muncul ketika mengakses kamera yang Sahabat pilih. Dari halaman live stream, Sahabat dapat melihat live video dan juga beberapa tombol seperti lullaby, two-way-audio, brightness setting dan lainnya. Untuk menyalakan lullaby, Sahabat cukup menekan tombol musik dan menekan tombol play. Sahabat juga dapat mengganti 5 pilihan lagu melalui tombol ini.

Jika Sahabat ingin berbicara dengan seseorang di depan kamera, Sahabat dapat menekan tombol Microphone dan mulai berbicara melalui smartphone. Fitur PTZ pada kamera ini juga dikendalikan melalui halaman video stream. Sahabat dapat mengarahkan kamera ke sudut ruangan tertentu dengan menekan tombol panah pada mode PTZ. Sahabat juga dapat membuat kamera mengingat arah tertentu melalui fitur preset yang dapat disimpan untuk maksimal 5 arah. Kamera ini juga dapat diset untuk bergerak melakukan scan ruangan secara otomatis dari sisi paling kiri ke sisi paling kanan kamera.

KeselamatanKeluarga.com
DCS-850L – Pengoperasian Pan Tilt Zoom – Mode preset

Aplikasi MyDlink Baby Camera akan memunculkan notifikasi ketika kamera mendeteksi adanya gerakan atau suara. Selain itu, aplikasi ini juga akan mengirimkan notifikasi ketika kamera tidak berfungsi. Hal ini sangat penting terkait kehandalan kamera, agar Sahabat segera tahu jika kamera tidak berfungsi, yang artinya kamera tidak lagi bisa memonitor si buah hati.

Dari sisi pengoperasian aplikasi smartphone, MyDlink Baby Camera app untuk sistem operasi Android terkesan tidak didesain dengan baik. Sistem log in, navigasi pemilihan kamera dan pengaksesan fitur masih terasa kurang intuitif. Untungnya D-Link juga membuat kamera ini dapat diakses melalui aplikasi MyDlink Lite yang lebih stabil, intuitif, dan gratis. Hanya saja ada fitur perekaman video tidak dapat kami temukan saat mengakses kamera melalui aplikasi MyDLink Lite. Aplikasi MyDlink Baby Camera app pada IOS memiliki tampilan yang sama. Hanya saja semua fitur berfungsi normal dan aplikasinya terasa lebih lancar dibandingkan versi Androidnya. Sepertinya D-Link harus benar-benar memperbaiki aplikasinya jika ingin membuat kamera ini lebih terjangkau masyarakat luas.

Kualitas Gambar dan Suara

Pemantauan melalui smartphone sebenarnya memberikan tampilan video yang cukup untuk melihat keadaan umum kamar atau aktivitas anak. Hanya saja spesifikasi teknis dari kamera ini bisa dibilang cukup tertinggal jika dibandingkan dengan mrek lain. Kamera ini hanya dapat merekam gambar pada ukuran maksimal 640 x 480 pixel. Dengan ukuran seperti ini, Sahabat akan sulit melihat detail objek yang dipegang anak seperti buku atau makanan.

Produk ini memang sudah lama beredar di pasar (2014) sehingga mulai terlihat tertinggal dibanding kompetitornya. Salah satu poin positif  adalah sudah tersedianya standar kompresi H.264 untuk perekaman video, sehingga ukuran file video bisa lebih kecil. Kami mencoba merekam video melalui IPad selama 41 detik dan file video yang dihasilkan sebesar 2.54 MB.

KeselamatanKeluarga.com
DCS-850L – Tampilan gambar pada siang hari dalam ruangan

Kualitas suara yang diambil kamera sebenarnya cukup baik. Kami mencoba mensimulasikan suara bayi melalui Ipad yang diletakan sejauh 2 meter dari kamera. Suaranya terdengar jelas di aplikasi MyDlink Baby Camera app. Sayangnya suara yang kita sampaikan melalui smartphone ke kamera masih kurang keras dan tidak sekeras musik lullaby. Kamera D-Link DCS-850L ini tidak dapat melakukan penyimpanan video atau gambar secara otomatis.

Tanpa fitur penyimpanan lokal maupun Cloud, Sahabat hanya dapat menyimpan gambar atau video secara manual dari halaman streaming video di aplikasi MyDlink Baby Camera Sahabat. Beberapa contoh gambar native yang diambil dari kamera D-Link DCS-850L bisa sahabat lihat pada gallery dibawah.

Gallery – Gambar Native D-Link DCS-850L PTZ Baby Camera

Fitur Deteksi Gerakan, Suara & Suhu Ruangan

Aplikasi MyDlink Baby Camera akan memberikan notifikasi ketika kamera mendeteksi gerakan, suara, dan suhu. Dengan ini Sahabat dapat segera mengetahui kapan saatnya mengecek kamera atau kamar tidur si buah hati. Fitur favorit kami pada kamera ini adalah deteksi suhu ruangan. Fitur khas di seri baby camera D-Link ini sangat jarang ada di pasaran kamera IP DIY di Indonesia.

Suhu ruangan memang merupakan salah satu faktor yang sangat berperan dalam menjamin ketenangan tidur anak. Adanya fitur ini dapat membantu orang tua untuk mengetahui lebih awal jika ada masalah pada ruangan tidur anak. Kami pun berpikir untuk menggunakan kamera ini sebagai detektor kebakaran karena kombinasi sensor gerakan dan suhu ruangannya. D-Link juga menyematkan fitur cukup canggih dimana Sahabat bisa mengatur batasan sensitivitas deteksi melalui tombol setting di bagian kanan atas app.

Setelah mencoba beberapa kali, notifikasi yang diberikan DCS-850L ini sepertinya cukup handal. Suara bukaan pintu pun dapat terdeteksi dan memicu notifikasi di smartphone, saat setting sensitivitas diatur ke level tinggi. Hal ini sangat penting untuk memastikan Sahabat selalu tahu saat buah hati tercinta bangun dari tidur dan Sahabat perlu segera berada di dekatnya.

D-Link DCS-850L KeselamatanKeluarga.com
DCS 850L – Pengaturan sensitivitas deteksi gerakan, suara dan suhu

Fitur Lainnya

Salah satu fitur yang kami sukai adalah kemampuan mengakses kamera dari laptop/PC melalui situs MyDlink. Dengan fitur ini Sahabat dapat mengakses kamera melalui web browser di PC/laptop yang mungkin lebih nyaman dibandingkan mengakses via smartphone.

Kamera ini juga menawarkan 3 opsi koneksi antara smartphone dan kamera dimana salah satunya adalah sambungan langsung melalui wifi dari smartphone ke kamera melalui fitur direct connect. Dengan fitur ini, Sahabat tidak perlu memiliki wifi router karena smartphone dapat langsung terhubung ke kamera bahkan tanpa sambungan internet. Fitur ini sangat penting untuk memastikan kehandalan kamera selama menjaga si buah hati sepanjang hari bahkan saat tidak ada koneksi internet.

DCS-850L tidak termasuk ke dalam produk yang dapat terhubung ke D-Link Network Video Recorder. Hal ini semakin membatasi kemampuan monitoring kamera ini karena tidak ada fitur penyimpanan lokal maupun Cloud.

www.keselamatankeluarga.com
Bekerja sambil memastikan keamanan dan kenyamanan si buah hati dengan DLink Baby Camera

Penggunaan

Berdasarkan ulasan di atas, kamera D-Link DCS-850L dapat membantu Sahabat untuk:

  • Memonitor bayi untuk beberapa saat, ketika orang tua mengerjakan hal lain di rumah
  • Memonitor anak ketika belajar tidur di kamar sendiri
  • Memonitor aktivitas anak bersama baby sitter selama orang tua pergi keluar rumah
  • Memonitor manula saat beraktivitas di dalam rumah
  • Pengawasan rumah secara umum

Kesimpulan

D-Link DCS-850L menawarkan IP CCTV yang dilengkapi dengan fitur pemutar musik lullaby dan pengukur suhu ruangan. Kamera ini mungkin dapat menjadi pertimbangan Sahabat yang memerlukan fitur diatas beserta fungsi PTZ nya. Brand D-Link yang sudah cukup mapan juga turut memberikan ketenangan bagi para orang tua yang bermaksud menggunakan produk ini untuk membantu menjaga buah hatinya.

Yang perlu Sahabat perhatikan, kamera ini memiliki resolusi gambar yang mulai tertinggal dengan kamera merk lain. Selain itu tidak adanya fitur penyimpanan video, baik lokal maupun Cloud, juga dapat menurunkan tingkat kehandalan kamera jika Sahabat perlu melihat rekaman kejadian kebelakang. Sahabat yang memerlukan fitur ini mungkin akan tertarik dengan baby camera D-Link seri DCS-825L.



TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here