[Review] D-Link DCS 700L Baby Camera Junior – Kamera IP Untuk Memantau si Buah Hati

D-Link DCS 700L
DLink DCS-700L Baby Camera - KeselamatanKeluarga.com

Para orang tua merupakan salah satu pihak yang sangat terbantu dengan berkembangnya era Do-it-Yourself pada sistem kamera keamanan rumah. Kamera pengawas real time yang dulu sulit dijangkau kini bisa didapat dengan harga yang murah dan fitur yang lebih mudah untuk dioperasikan. Aktivitas menjaga anak pun menjadi lebih terbantu dengan kemampuan melihat langsung kondisi si buah hati.

Pada kesempatan ini Keselamatan keluarga dot Com akan mengulas salah satu produk IP CCTV keluaran D-Link yaitu seri DCS-700L Wireless Baby Camera Junior. Kamera ini merupakan salah satu dari seri Baby Camera yang secara khusus didesain untuk memenuhi kebutuhan mengawasi anak dari mulai usia bayi.

Seperti apa kamera D-Link DCS-700L dapat membantu Sahabat? Berikut ulasannya.

Spesifikasi

D-Link memang sudah terkenal sebagai produsen alat-alat komputer yang terkait dengan networking. Akan tetapi, D-Link juga giat mengeluarkan produk-produk IP CCTV dimana salah satunya adalah seri Baby Camera DCS-700L. Dengan nama besar D-Link yang sudah lama beredar di Indonesia, kita bisa merasa lebih nyaman dengan keamanan privasi yang selalu menjadi resiko saat menggunakan CCTV kamera berbasis internet.

Beberapa fitur utama yang ditawarkan D-Link DCS-700L ini adalah:

  • Desain yang stylish dan sesuai karakter kamar anak
  • Fitur musik bayi (lullaby) dengan 5 pilihan lagu
  • Real-time video streaming dengan resolusi 640 x 480 pixel
  • Two Way Audio untuk percakapan dua arah
  • Deteksi gerakan dan suara yang dapat dikustomisasi
  • Night Vision dengan lampu infra merah
  • Harga : Kisaran 1 juta rupiah
  • Situs Resmi : http://www.dlink.co.id/

Ya, kamera ini dilengkapi dengan fitur lullaby atau musik yang didengungkan agar bayi tidur. Sahabat dapat menyalakan atau mematikan musik ini melalui Smartphone sahabat. Selain itu ada 5 pilihan lagu yang bisa membuat anak Sahabat lebih tenang. Fitur ini mungkin merupakan fitur pembeda utama antara kamera seri Baby Camera D-Link dengan produk IP CCTV camera lainnya.

Selanjutnya, D-Link juga menyematkan fitur deteksi gerakan dan deteksi suara yang dapat memberikan notifikasi ke smartphone Sahabat ketika kamera mendeteksi gerakan atau suara seperti tangisan bayi.

Diluar kedua fitur diatas, sepertinya tidak ada sesuatu yang menonjol dibanding kamera IP CCTV yang berada di pasaran. Gambar yang dihasilkan masih belum berkualitas HD dan juga tidak ada media penyimpanan lokal seperti MicroSD yang dapat membantu Sahabat merekam kejadian selama kamera beroperasi. Mungkin ini bisa dimengerti mengingat kamera D-Link DCS-700L merupakan seri termurah dari lini baby camera D-Link yang juga sudah cukup lama beredar di pasaran Indonesia.

Nama besar D-Link yang sudah lama bermain di segmen jaringan komputer bisa berarti kualitas produk yang lebih terpercaya akan kehandalan dan kebijakan privasi penggunanya. Ini sangat penting terutama untuk sebuah produk yang digunakan untuk membantu Sahabat mengawasi buah hati.

Desain Produk

D-Link memberikan sentuhan yang homey atau hangat pada kamera DCS-700L ini. Bentuk kamera yang bulat, berwarna putih disertai aksen lingkaran memberikan kesan dekoratif pada kamera. Hal ini sangat cocok terutama karena fungsinya untuk mengawasi anak yang tentunya tidak boleh terkesan kaku dan menyeramkan seperti kamera CCTV lainnya. D-Link bahkan menyediakan aksen warna merah dan biru yang bisa Sahabat ganti sesuai keinginan.

Bagian exterior terbuat dari bahan plastik berteksutr matte dengan kesan kokoh. Kamera ini juga dilengkapi dengan dudukan ball joint yang memudahkan Sahabat dalam mengatur arah kamera.

Pada bagian depan kamera terdapat lensa, lubang mic dan lubang lampu Infra Red. Semua koneksi, lampu indikator dan tombol WPS terdapat di bagian belakang kamera. Bagian sisi dan atas terletak lubang-lubang speaker yang cukup banyak tapi tidak mengganggu estetika kamera ini.

Gallery – D-Link DCS-700L Wireless Cloud Baby Camera Jr.

Penyetelan Kamera

Penyetelan kamera dilakukan melalui aplikasi D-Link MyDlink Baby Camera app yang tersedia di App Store maupun Play Store. Penyetelannya memang tidak sederhana tapi juga tidak terlalu rumit. Sahabat cukup mengikuti panduan di layar Smartphone dari mulai menyalakan kamera, memasukan password dan mengatur kamera. Sahabat memerlukan akun MyDlink yang bisa didapat secara gratis melalui aplikasi atau situs MyDlink indonesia : https://id.mydlink.com/entrance.

Pada penyetelan kamera ini, saya diharuskan untuk mengupgrade firmware sebelum bisa menggunakan kamera. Pastikan sambungan listrik kamera Sahabat tidak terputus selama proses upgrade ini.

Pengoperasian

Mengakses Kamera via Aplikasi

Aplikasi MyDlink Baby Camera app untuk sistem operasi Android terkesan tidak didesain dengan baik. Sistem log in, navigasi pemilihan kamera dan pengaksesan fitur saat video stream kurang intuitif. Saya bahkan merasa terganggu ketika tombol Andorid Back smartphone Samsung A3 saya tidak berfungsi dalam aplikasi ini. Sepertinya D-Link tidak serius menggarap versi Android dari aplikasi MyDlink Baby Camera app. Untungnya D-Link juga mebuat kamera ini dapat diakses melalui aplikasi MyDlink lite yang lebih stabil dan intuitif. Hanya saja ada fitur perekaman video tidak bisa saya temukan saat mengakses kamera melalui aplikasi MyDLink Lite. Sepertinya D-Link harus benar-benar memperbaiki aplikasinya jika ingin membuat kamera ini lebih terjangkau masyarakat luas.

Aplikasi MyDlink Baby Camera app pada IOS memiliki tampilan yang sama. Hanya saja aplikasinya terasa lebih lancar dan stabil dibandingkan versi Androidnya walau rating di App Storenya tetap rendah.

Melalui aplikasi MyDlink Baby Camera, Sahabat bisa mengakses kamera dan mengontrol fitur yang ada dari Smartphone sahabat. Fitur utama, yaitu live streaming, akan muncul ketika Sahabat mengakses kamera yang Sahabat pilih. Dari halaman live stream, Sahabat dapat melihat video live dan juga beberapa tombol seperti Lullaby, Two-Way-Audio, Setting brigthess dan lainnya.

Untuk menyalakan musik lullaby, Sahabat cukup menekan tombol musik dan menekan tombol play. Sahabat juga dapat mengganti 5 pilihan lagu melalui tombol ini. Jika Sahabat ingin berbicara dengan seseorang di depan kamera, Sahabat bisa menekan tombol Microphone dan mulai berbicara melalui Smartphone.

Aplikasi MyDlink Baby Camera akan memunculkan notifikasi ketika kamera mendeteksi adanya gerakan atau suara. Sahabat juga bisa mengatur aktif tidak nya fitur ini.

KeselamatanKeluarga.com
Tampilan streaming video pada MyDlink Baby app – Smartphone : Samsung Galaxy A3 2015

Kualitas Gambar & Suara

Melihat spesifikasi D-Link DCS-700L, saya tidak terlalu berharap pada kualitas gambar yang dihasilkan. Spesifikasi DLink menyatakan gambar yang terekam beresolusi 640 x 480. Entah kenapa gambar yang download hanya menghasilkan gambar sebesar 320 x 240 pixel. Masalah ini tidak saya temui pada aplikasi MyDlink Baby Camera versi IOS.

Selain itu kamera ini belum memiliki fitur kompresi H.264 sehingga ukuran file gambarnya cukup besar. Hal ini berdampak pada kualitas streaming video yang membutuhkan kecepatan internet yang lebih dibanding video yang berstandard H.264.

Tapi mungkin saya terlalu melihat sisi teknis. Pemantauan melalui smartphone sebenarnya memberikan tampilan video yang cukup untuk melihat keadaan umum kamar bayi. Untuk pengawasan bayi, kamera dapat ditempatkan lebih dekat lagi dengan bayi untuk mendapat gambar yang lebih jelas (disinilah desain dekoratif kamera terasa sangat membantu).

KeselamatanKeluarga.com
Tampilan gambar D-Link DCS-700L Siang Hari

Kualitas suara yang diambil kamera sebenarnya cukup baik. Firmware upgrade sepertinya meningkatkan volume suara yang terekam kamera menjadi lebih keras. Sayangnya suara yang kita sampaikan melalui Smartphone ke kamera masih kurang keras dan tidak sekeras musik lullaby.

Kamera D-Link DCS-700L ini tidak bisa melakukan penyimpanan video atau gambar secara otomatis. Tanpa fitur penyimpanan lokal maupun cloud, Sahabat hanya bisa menyimpan gambar atau video secara manual dari halaman streaming video di aplikasi MyDlink Baby Camera sahabat.

Beberapa contoh gambar native yang diambil dari kamera D-Link DCS-700L bisa sahabat lihat pada gallery dibawah.

Gallery – Gambar Native D-Link DCS-700L Wireless Cloud Baby Camera Jr.

Fitur Deteksi Gerakan & Suara

Aplikasi MyDlink Baby Camera akan memberikan notifikasi ketika kamera mendeteksi gerakan atau suara. D-Link menyematkan fitur yang cukup canggih dimana Sahabat bisa mengatur sensitifitas gerakan dan suara melalui tombol Setting di bagian kanan atas app. Sahabat bahkan dapat mengatur area gambar yang perlu motion detection untuk mencegah false alarm seperti gerakan kipas angin atau angin.

Notifikasi ini sepertinya cukup handal dan kehandalan ini sangat penting. Suara bukaan pintu pun bisa terdeteksi dan memicu notifikasi di Smartphone saya. Ini sangat penting untuk memastikan Sahabat selalu tau jika buah hati tercinta bangun dari tidur dan Sahabat perlu segera berada di dekatnya.

KeselamatanKeluarga.com
Pengaturan sensitifitas deteksi gerakan dan suara pada DCS-700L

Fitur Lainnya

Salah satu fitur yang saya sukai adalah kemampuan mengakses kamera dari laptop/PC melalui situs MyDlink. Dengan fitur ini Sahabat bisa mengakses kamera melalui web browser di PC/laptop yang mungkin lebih nyaman dibandingkan mengakses via Smartphone.

Produk D-Link DCS-700L juga bisa diakses pada jaringan WiFi yang tidak memiliki internet. Dengan fitur ini, Sahabat bisa menghubungkan Smartphone dengan kamera melalui halaman Local Camera selama kedua alat terhubung pada jaringan WiFi yang sama. Fitur ini sangat penting untuk memastikan kehandalan kamera selama menjaga si buah hati sepanjang hari bahkan saat tidak ada koneksi internet. Sebelum menggunakan fitur ini, pastikan Sahabat sudah pernah log in ke akun D-Link Sahabat di aplikasi MyDlink Baby Camera Smartphone agar bisa menerima notifikasi deteksi gerakan/suara.

www.keselamatankeluarga.com
Bekerja sambil memastikan keamanan dan kenyamanan si buah hati dengan DLink Baby Camera

Penggunaan

Berdasarkan ulasan di atas, kamera D-Link DCS-700L bisa membantu Sahabat dalam:

  • Memonitor bayi untuk beberapa saat ketika orang tua mengerjakan hal lain di rumah
  • Memonitor anak ketika belajar tidur di kamar sendiri
  • Memonitor aktivitas anak bersama baby sitter selama orang tua pergi keluar rumah
  • Memonitor manula saat beraktivitas di dalam rumah
  • Pengawasan rumah secara umum

Kesimpulan

Di rentang harga 1 juta rupiah, sepertinya cukup sulit untuk merekomendasikan D-Link DCS-700L sebagai IP CCTV bayi di rumah. Dengan harga di kisaran ini, Sahabat mungkin akan lebih tertarik pada kamera IP CCTV yang memiliki kualitas gambar lebih baik dan meskipun tanpa fitur lullaby yang ditawarkan DCS-700L.

Sahabat mungkin akan tertarik terhadap produk ini seandainya harga yang ditawarkan semakin murah atau kualitas gambar yang ditingkatkan mendekati rata-rata IP CCTV segmen “low end”. Reputasi merek D-Link, desain kamera yang dekoratif dan fitur musik Lullaby yang bisa membantu menenangkan buah hati sebelum tidur juga dapat menjadi bahan pertimbangan jika Sahabat berminat membeli kamera ini.



 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here