Restricted Mode Youtube – Membantu Melindungi Anak dari Dampak Negatif Youtube

https://pixabay.com/en/film-filmstrip-you-tube-you-tube-589491/
Youtube

Sahabat orang tua yang memanfaatkan layanan Youtube perlu mengetahui fitur yang dapat membantu melindungi anak dari dampak negatif menonton Youtube ini. Fitur yang dimaksud adalah Restricted Mode (Mode Terbatas) yang bisa digunakan untuk membantu menyaring konten yang berpotensi berisi materi dewasa, yang tidak diinginkan oleh Sahabat atau keluarga.

 

Restricted Mode membuat Youtube hanya menampilkan video-video yang ramah anak.

 

Pada Restricted Mode, video yang termasuk konten terbatas / dewasa tidak akan muncul di website atau aplikasi yang Sahabat dan keluarga gunakan. Mode ini merupakan setelan opsional yang bisa Sahabat aktifkan pada website/aplikasi Youtube. Penyaringan ini dilakukan secara otomatis oleh Youtube dimana hanya video-video yang dirasa ramah anak saja yang akan ditampilkan di website Youtube.

Konten seperti apa yang akan disaring oleh Restricted Mode Youtube?

Youtube memiliki panduan mengenai konten apa saja yang tidak akan ditampilkan pada saat Sahabat mengaktifkan Restricted Mode. Konten-konten yang disaring mencakup:

  • Narkoba dan Alkohol

Video tentang narkoba dan alkohol atau video yang menampilkan seseorang sedang minum alkohol.

  • Seks

Meskipun untuk tujuan pendidikan, namun pembicaraan vulgar tentang pendidikan seks akan tersaring pada Restricted Mode. Pembicaraan mendetail tentang seks ataupun seksualitas akan diblokir. Memang hal ini merupakan topik yang sangat sulit untuk diputuskan, namun kunci yang digunakan adalah berdasarkan topik. Bila ada sebuah video musik bertemakan hal-hal dewasa seperti seks atau narkoba, kemungkinan akan tersaring.

  • Kejahatan dan Kekerasan

Video yang mengandung gambar yang menampilkan kejahatan, tindak kejahatan, bencana alam ataupun bersifat tragedi, atau bahkan cuma berita tentang kejahatan. Selain itu juga video yang menampilkan disturbing content, seperti korban kecelakaan atau pembunuhan yang berdarah juga akan dibatasi penayangannya pada Restricted Mode.

  • Subyek / Konten Dewasa

Video yang memuat terorisme, perang, kejahatan, konflik pilitik yang menimbulkan kematian atau luka serius meskipun tanpa gambarnya akan tersaring dalam mode pembatasan.

  • Bahasa yang kasar

Penggunaan bahasa yang tidak menghargai, menghina orang lain, dan sejenisnya akan tersaring dalam mode pembatasan.

Bukan Jaminan

Restricted Mode juga tidak bisa 100% akurat menyaring konten dewasa dari daftar video yang bisa diputar anak. Beberapa video kategori dewasa masih mungkin lolos dari penyaringan di Restricted mode karena :

  • Perbedaan dalam norma dan sensitivitas budaya. Kualitas penyaringannya dapat bervariasi seperti misalnya adalah video tentang LGBTQ di Amerika dianggap biasa, asalkan tidak vulgar dan kasar, dan boleh ditonton oleh anak-anak namun sebaliknya di Indonesia dianggap melanggar norma dan etika. Sayangnya beberapa video bertema LGBTQ+ masih diperbolehkan Youtube untuk diputar di wilayah Indonesia meski dalam Restricted Mode.
  • Kekurangan pada alogaritma penyortiran otomatis pada sistem Youtube.

Kalau hal ini terjadi, kita sebagai pengguna maupun penggunggah video dapat menghubungi tim YouTube untuk meminta konten tersebut ditarik dari Restricted Mode. Sahabat bisa melakukannya melalui formulir online yang telah tersedia (https://support.google.com/youtube/contact/yt_restricted_mode).

Penting bagi kita untuk selalu memperhatikan konten apa yang dapat diakses oleh anak kita atau saudara kita yang belum cukup umur. Jangan lupa untuk terus mendampingi anak secara bertanggung jawab untuk melindungi mereka dari konten negative di dunia maya. Di artikel selanjutnya akan dibahas bagaimana caranya mengaktifkan Restricted Mode pada aplikasi youtube di komputer maupun ponsel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here