Periksa Rating NCAP Mobil Anda Sekarang

Datsu Go Crash Test oleh Global NCAP

Rating New Car Assessment Program (NCAP) tampaknya belum begitu dikenal di Indonesia padahal rating ini sangat bermanfaat untuk mengetahui tingkat perlindungan mobil bagi keluarga Sahabat terhadap bahaya kecelakaan. Rating NCAP bahkan bisa mempengaruhi boleh tidaknya suatu mobil diedarkan di negara-negara maju yang lebih sadar terhadap keselamatan berkendara. Bagaimana rating NCAP bisa membantu meningkatkan keamanan berkendara Sahabat dan keluarga? Yuk simak ulasannya di artikel ini.

Apa itu NCAP?

NCAP merupakan kependekan dari New Car Assesment Program. Sesuai dengan namanya, NCAP ini merupakan suatu lembaga yang memiliki tugas untuk menguji kelayakan produk baru suatu mobil yang dipasarkan kepada konsumen.

Nah, NCAP ini pertama kali didirikan pada tahun 1979 lalu oleh sebuah lembaga bernama United States National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dengan tujuan agar setiap produsen mobil lebih memperhatikan fitur-fitur keselamatan dalam setiap produk yang mereka keluarkan sebelum dirilis ke pasaran dan digunakan oleh konsumen. Ternyata, adanya NCAP ini sukses menurunkan tingkat kecelakaan yang terjadi di lalu lintas Amerika secara signifikan.

Kesuksesan yang diraih oleh NCAP Amerika ini membuat Inggris juga menerapkan NCAP, yang kemudian disetujui oleh negara-negara Eropa lainnya sehingga berdirilah NCAP Eropa. Selain NCAP Amerika dan NCAP Eropa, di masa kini juga ada NCAP Latin, JNCAP, dan C-NCAP, yang masing-masing memiliki kebebasan untuk memberikan standar kelayakan uji kendaraan menurut masing-masing ruang lingkupnya. Indonesia patut bersyukur karena beberapa tahun kebelakang telah lahir NCAP ASEAN yang memberikan rating terhadap mobil-mobil yang diedarkan di wilayah ASEAN termasuk Indonesia. (ASEAN NCAP)

Manfaat NCAP

Setelah para sahabat mengetahui secara sekilas tentang apa itu NCAP, lalu selanjutnya mungkin para sahabat bertanya-tanya apa sih sebenarnya manfaat dari didirikannya NCAP ini? Berikut uraiannya.

  • NCAP bertugas untuk melakukan serangkaian uji kelayakan suatu produk mobil baru. Nah, setelah NCAP melakukan berbagai standar uji kelayakan, NCAP akan memberikan nilai rating terhadap standar keselamatan suatu produk mobil baru sehingga nantinya para konsumen mendapat informasi lengkap mengenai standar keselamatan mobil-mobil baru ini dan dapat membandingkan standar keselamatan dari satu mobil dengan mobil-mobil lainnya sebelum para konsumen dapat memutuskan untuk membeli suatu mobil.
  • Adanya NCAP ini tentu mau tidak mau membuat para produsen suatu mobil akan benar-benar mempertimbangkan aspek keselamatan dari produk mobil buatan mereka sebelum dirilis di pasaran karena tentunya rating standar keamanan yang tinggi yang diberikan oleh NCAP akan mendongkrak keuntungan penjualan produk mobil mereka.
  • Yang patut para sahabat ingat-ingat betul adalah fakta bahwa NCAP ini bukanlah suatu peraturan yang mengikat. Hal ini berarti bahwa ketika suatu mobil mendapatkan rating yang jelek dari aspek keselamatannya, mobil ini tetap bisa dipasarkan ke konsumen. Fungsi NCAP hanyalah sekedar melakukan serangkaian tes uji kelayakan dan memberikan informasi kepada konsumen mengenai standar keselamatan suatu mobil melalui nilai rating yang diberikan kepada mobil tersebut. Kejadian buruknya rating NCAP pada Datsun GO yang diedarkan di India memaksa Datsun merevisi desainnya dengan standar keamanan yang lebih tinggi. Hal ini tentunya memberikan manfaat yang sangat berarti dan tidak akan terjadi tanpa kesadaran public terhadap pentingnya rating NCAP.

Bagaimana Cara NCAP Memberikan Rating Terhadap Sistem Keselamatan Suatu Mobil?

Nah, di segmen ini para sahabat akan mengetahui sebenarnya standar-standar apa saja sih yang digunakan NCAP untuk menilai kelayakan sistem keamanan suatu mobil yang baru diproduksi dan pertimbangan apa pula yang digunakan NCAP untuk memberikan rating terhadap aspek keamanan suatu mobil? Berikut ulasannya.

  • Secara umum, NCAP ini akan memberikan penilaian terhadap aspek keselamatan sebuah mobil baru berdasarkan dua pertimbangan, yaitu sistem keamanan pasif dari mobil tersebut dan juga sistem keamanan aktif dari mobil tersebut. Baca juga : Fitur Keselamatan Mobil masa kini.
  • Yang dimaksud dari sistem keamanan pasif adalah sistem keamanan yang dapat melindungi para sahabat pada saat terjadi hal-hal yang tak diinginkan saat berkendara, misalnya crumple zone dan side doors impact beam, sedangkan yang dimaksud sistem keamanan aktif adalah sistem keamanan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan saat para sahabat berkendara, misalnya sabuk pengaman, automatic emergency breaking system, electronic stability control, atau sensor pengingat saat para sahabat mengendarai mobil diatas batas kecepatan yang dianjurkan.
  • Nah, NCAP akan menilai kelayakan sistem keamanan suatu mobil baru dengan menggunakan 2 cara, yaitu dengan menghantamkan mobil baru tersebut secara keras di bagian depan untuk menilai kekuatan crumple zone-nya, dan juga dengan cara menghantamkan suatu obyek ke bagian samping mobil baru tersebut untuk menilai kekuatan side doors impact beam-nya, sehingga standar kelayakan sistem keamanan pasif mobil tersebut dapat dinilai. Sedangkan untuk menilai sistem keamanan aktifnya, NCAP tinggal melakukan pengecekan terhadap fungsi bagian-bagian interior mobil tersebut.
  • Sebelum melakukan uji coba kelayakan seperti yang telah dijabarkan diatas, di dalam mobil ditempatkan semacam orang-orangan yang dilengkapi sebuah sensor sehingga nantinya setelah mobil ditabrakkan, tingkat keparahan cedera dari orang-orangan ini dapat diperkirakan.
  • Nah, setelah itu untuk menilai kelayakan kekuatan crumple zone suatu mobil baru, maka NCAP akan melakukan suatu percobaan dengan cara menabrakkan mobil tersebut ke sebuah penghalang yang kekuatannya telah didesain sesuai dengan batas kelayakan dari crumple zone suatu mobil, dengan kecepatan yang telah disesuaikan pula dengan standar kelayakan NCAP.
  • Sedangkan untuk menilai kelayakan kekuatan side doors impact beam suatu mobil baru, maka NCAP akan melakukan suatu uji kelayakan dengan cara menabrakkan sebuah troli dengan kecepatan yang telah disesuaikan dengan standar kelayakan NCAP ke bagian pintu samping mobil baru tersebut.
  • Nah, kemudian setelah dilakukan berbagai uji kelayakan seperti diatas, maka akan diukur seberapa parah cedera yang dialami oleh orang-orangan yang terdapat di dalam mobil tersebut. Untuk penilaian terhadap perlindungan konsumen, NCAP akan memberikan nilai dari skala 0 hingga 16 dimana nilai 16 merupakan tanda bahwa suatu mobil memberikan sistem keamanan terbaik bagi para pengemudinya.
  • Sedangkan untuk memberikan rating terhadap kelayakan sistem keamanan aktif maupun pasif suatu produk mobil, NCAP biasanya akan memberikan rating berupa sebuah bintang yang skalanya 1 hingga 5 bintang dimana 5 bintang berarti mobil tersebut memiliki sistem keamanan pasif dan aktif yang sangat luar biasa.

Baca juga Fitur Keselamatan Mobil Masa Kini

Apa Perbedaan Dari NCAP Amerika, Eropa, dan ASEAN?

Setelah para sahabat mengetahui apa itu NCAP, apa manfaat NCAP, dan bagaimana cara NCAP memberikan rating terhadap suatu produk mobil baru, mungkin kemudian timbul pertanyaan dari para sahabat sekalian tentang apakah ada perbedaan sistem penilaian dari NCAP Amerika, NCAP Eropa, dan NCAP ASEAN? Ya, jawabannya tentu saja ada.

Standar kelayakan sistem keamanan yang ditetapkan oleh NCAP Eropa, Amerika, dan ASEAN tentu saja berbeda, walaupun secara prinsip penilaiannya sama. NCAP ASEAN misalnya, tidak mungkin diharuskan menyamakan standar keamanan yang ditetapkan oleh NCAP Eropa dan Amerika mengingat negara yang tergabung dalam ASEAN sebagian besar merupakan negara berkembang, berbeda dengan Eropa dan Amerika yang sebagian besar merupakan negara maju.

Ketika negara-negara ASEAN dituntut untuk mengikuti standar Eropa dan Amerika, maka tentu saja harga mobil yang masuk ke negara-negara ASEAN akan melambung tinggi. Hal tersebut tentu sangat tidak sesuai dengan tingkat kemakmuran masyarakat ASEAN saat ini yang belum merata dan juga tidak sesuai pula dengan visi yang diangkat NCAP secara global, yaitu bahwa setiap pengemudi mobil di dunia dapat mengendarai mobil dengan sistem keamanan yang layak.

Oleh karena itu, ketika NCAP ASEAN memberikan rating lima bintang alias rating maksimal pada suatu produk mobil, maka belum tentu mobil tersebut kualitas sistem keamanannya lebih bagus daripada mobil yang mendapatkan rating empat pada NCAP Eropa dan Amerika, karena memang standar penilaiannya berbeda. Berikut ini merupakan data lengkap dari perbedaan standar penilaian antara NCAP ASEAN, NCAP Amerika, dan NCAP Eropa.

Perbedaan penilaian NCAP pada sistem keamanan pasif
Perbedaan penilaian NCAP pada sistem keamanan pasif

Nah, dari tabel diatas, dapat terlihat bukan perbedaan antara NCAP Eropa, NCAP Amerika, dan NCAP ASEAN? Arti dari 50%, 40%, dan 25% crumple zone diatas adalah persentase bagian crumple zone mobil yang ditabrakkan ke sebuah penghalang. Jadi, ketika pengujian dilakukan dengan 50% crumple zone, maka artinya hanya setengah bagian dari crumple zone mobil saja yang ditabrakkan ke penghalang dan begitu pula ketika 25% crumple zone, yang berarti hanya seperempat bagian dari crumple zone mobil yang ditabrakkan ke penghalang.

Perbedaan penilaian NCAP pada sistem keamanan aktif
Perbedaan penilaian NCAP pada sistem keamanan aktif

Dari sistem keamanan aktif pun, para sahabat juga dapat melihat perbandingan NCAP Eropa, NCAP Amerika, dan NCAP ASEAN secara jelas bukan? Memang, NCAP ASEAN secara standar kelayakan sedikit lebih longgar jika dibandingkan NCAP Amerika dan Eropa, karena sepertinya secara eknonomi dan regulasi industry otomotif belum memungkin jika NCAP ASEAN harus mengikuti standar Eropa dan Amerika.

Sahabat, kecelakaan memang bisa terjadi tanpa terduga tetapi bukan berarti kita tidak bisa melakukan sesuatu untuk mencegah atau mengurangi dampaknya. Rating NCAP merupakan salah satu upaya kita untuk mengenal seberapa aman mobil yang kita gunakan. Semakin baik rating NCAP maka semakin baik tingkat perlindungannya. Semoga masyarakat kita lebih bisa lebih mengenal sistem penilaian NCAP agar dapat memilih mobil yang paling tepat bagi Sahabat dan keluarga tercinta

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here