Parkir Mobil Lebih Aman dengan Fitur-Fitur Ini

Parkir otomatis mobil

Memarkirkan mobil memang merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam berkendara. Aktivitas parkir mobil terkadang dapat menyulitkan pengemudi karena terbatasnya tempat, akses masuk, atau pandangan dari kursi pengemudi. Oleh karena itu resiko kecelakaan saat parkir mobil merupakan hal yang perlu Sahabat perhitungkan untuk keselamatan Sahabat dan keluarga. Artikel ini mencoba mengulas fitur-fitur pada mobil masa kini yang dapat membantu Sahabat memarkirkan kendaraan, terutama mobil, lebih aman dan nyaman

Teknologi pemandu parkir merupakan salah satu fitur yang terus dikembangkan produsen mobil masa kini untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan konsumen nya. Walaupun terdengar sederhana, aktivitas parkir mobil memerlukan kecakapan yang cukup tinggi, terlebih pada kondisi lalu lintas Indonesia yang masih semrawut. Seperti apa fitur-fitur tersebut dapat meningkatkan keamanan berkendara Sahabat? Simak ulasannya dibawah.

Sistem Sensor Sonar

Teknologi parkir pertama yang siap membatu Sahabat dan keluarga dalam proses memarkirkan mobil adalah sensor sonar.

Fitur sistem sensor sudah cukup popular pada mobil-mobil yang beredar di Indonesia. Sistem sensor ini menggunakan teknologi sonar dimana pantulan suara ultrasonic digunakan untuk mendeteksi benda yang berada di depan sensor sonar – dalam hal ini di bagian belakang mobil jika sensor sonarnya diletakan di bemper belakang.

Sonar parkir mobil
Sonar parkir mobil

Sistem sensor sonar akan memberikan suara “bip” dalam interval waktu tertentu sesuai jarak benda dengan badan mobil. Semakin dekat jarak benda maka semakin cepat juga interval waktu “bip”nya. Umumnya bunyi sensor menjadi bunyi “bip” panjang jika jarak benda sudah dibawah setengah meter dari badan mobil.

Fitur sensor sonar sangat membantu pengemudi untuk fokus pada pengendalian kendaraan saat parkir karena pengemudi tidak perlu fokus pada layar monitor untuk ruang parkir belakang.

Kamera Belakang (Rear View Camera)

Fitur pemandu parkir lain yang dapat membantu Sahabat adalah kamera belakang atau rear view camera.

Sahabat mungkin masih merasa kesulitan dalam memarkirkan mobil saat melihat melalui kaca spion tengah ataupun dengan bantuan panduan suara dari sistem sensor sonar. Hal ini terjadi karena Sahabat tidak dapat melihat secara pasti situasi di belakang mobil. Ketidakmampuan melihat secara menyeluruh situasi di belakang mobil beresiko membuat mobil Sahabat menabrak kendaraan lain atau suatu obyek yang tidak terlihat saat proses parkir berlangsung. Objek-objek seperti tiang parkir berukuran kecil atau adanya selokan mungkin akan sulit dikenali sistem sensor sonar atau kaca spion semata.

Teknologi kamera belakang untuk parkir diciptakan untuk memudahkan Sahabat dan keluarga dalam melihat secara langsung keadaan di belakang kendaraan Sahabat. Dengan melihat kendaraan maupun obyek yang ada dibelakang mobil secara langsung, Sahabat dapat memperkirakan waktu dan posisi yang tepat untuk menghentikan mobil saat proses parkir. Sistem kamera belakang ini diharapkan membuat aktivitas parkir mobil Sahabat menjadi lebih aman dari resiko kecelakaan akibat benturan atau terperosok ke lubang yang sulit dilihat.

Kamera Belakang Parkir
Kamera Belakang Parkir

Kamera belakang ini umumnya dipasang di body belakang mobil atau di dekat plat nomor belakang. Melalui posisi ini, kamera akan memberikan gambar yang jelas situasi yang ada di belakang mobil Sahabat. Umumnya kamera belakang memiliki lensa wide-angle atau fish-eye untuk mencakup area tampilan yang lebih luas dibanding kamera biasa. Layar monitor pada kamera belakang ini akan menyala secara otomatis saat pengemudi memasang gigi mundur. Hal ini mempermudah pengemudi mobil dalam memarkir mobil. Beberapa jenis kamera belakang juga telah dilengkapi infra merah untuk membantu melihat obyek pada monitor secara jelas pada malam hari.

Kamera 360 Derajat (360-Degree Surround View Camera)

Teknologi pemandu parkir lainnya adalah kamera 360 derajat (360-Degree Surround View Camera).

Kamera 360-derajat ini merupakan suatu bentuk pengembangan terbaru dari kamera belakang. Jika kamera belakang hanya dapat memperlihatkan sisi belakang dari mobil Sahabat, maka sesuai namanya, kamera 360 derajat ini dapat memperlihatkan obyek-obyek yang ada di sisi kanan, kiri, depan, maupun belakang dari mobil Sahabat.

Terkadang saat memarkirkan mobil, Sahabat tidak hanya memerlukan pandangan secara spesifik ke arah belakang mobil bukan? Tentu Sahabat juga harus memperhatikan secara seksama obyek disamping kanan atau kiri mobil, apalagi jika Sahabat harus memarkirkan mobil secara paralel di lahan yang cukup sempit. Terkadang dengan menggunakan bantuan spion saja tidak serta merta membuat pengemudi dapat melihat secara spesifik obyek disamping kanan, kiri, belakang, apalagi bagian depan mobil. Hal itulah yang membuat pengemudi terkadang mengalami kesulitan saat memarkir kendaraan secara paralel.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diciptakanlah kamera 360 derajat ini untuk membantu mengatasi kesulitan memarkir mobil secara paralel di lahan yang cukup ‘ngepas’. Teknologi ini memudahkan Sahabat untuk melihat bagian kanan, kiri, depan, dan belakang secara komplit sehingga mobil Sahabat akan aman dari benturan dengan obyek-obyek disekitar mobil saat parkir secara paralel di lahan yang sempit.

Sistem kamera 360 derajat bekerja dengan mengambil gambar dari berbagai sisi mobil untuk kemudian diolah oleh komputer pada mobil untuk menghasilkan gambar seolah-olah ada drone yang merekam keadaan mobil Sahabat dari atas. Nah, gambar dengan pandangan atas seolah-olah mobil Sahabat sedang direkam oleh drone ini disebut juga dengan bird’s-eye view. Sahabat dapat melihat posisi mobil dalam perspektif seekor burung. Bagaikan bermain game, Sahabat dapat mengontrol pergerakan mobil dengan melihat layar monitor kamera 360 derajat pada mobil Sahabat.

Bird eye view untuk kamera 360 parkir
Bird eye view untuk kamera 360 parkir

Selain pandangan dari atas, Sahabat juga dapat menggantinya dengan pandangan yang lebih spesifik secara mudah. Sahabat tinggal memencet sebuah tombol di monitor saja jika ingin menggantinya dengan pandangan depan, pandangan belakang, pandangan samping kanan, atau pandangan samping kiri mobil Sahabat sekalian.

Sistem Parkir Otomatis

Fitur pembantu parkir lainnya yang mulai diperkenalkan pada mobil-mobil masa kini adalah sistem parkir otomatis (automatic parking). Dengan fitur ini, mobil yang Sahabat kendarai akan memarkirkan dirinya sendiri secara otomatis tanpa perlu Sahabat kemudikan. Sahabat hanya perlu menentukan dimana ingin memarkirkan kendaraannya dan mengontrol rem atau gas sebagai pengaman terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Fitur ini sangat praktis dan memudahkan orang-orang yang tidak mau repot memarkirkan mobilnya terutama pada kondisi parkir yang rumit dan membutuhkan kecakapan parkir yang tinggi.

Fitur parkir otomatis pada mobil bekerja seolah-olah mobil memiliki otak untuk menjalankan dirinya sendiri selama parkir. Otak yang merupakan komputer mini pada mobil ini menggunakan sensor-sensor untuk mendapat informasi lingkungan seperti lokasi mobil, area parkir dan penghalang yang ada. Informasi ini kemudian diproses dan diterjemahkan menjadi perintah bagi mobil untuk bergerak mobil sesuai jalur yang telah diperhitungkan komputer. Semua proses ini berlangsung otomatis tanpa ada campur tangan langsung si pengemudi.

Fitur parkir otomatis memang masih ekslusif untuk kendaraan-kendaraan kelas atas dikarenakan rumit dan mahalnya perangkat yang dibutuhkan. Model-model premium seperti BMW Seri E dan Ford Focus merupakan beberapa contoh mobil dengan fitur parkir otomatis yang telah beredar di Indonesia.

Semoga saja fitur ini bisa menjangkau mobil-mobil non premium seiring berkembangnya teknologi.


Nah Sahabat, cukup banyak fitur yang dapat Sahabat temukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara kan? Mesikpun demikian, kehati-hatian, konsentrasi mengemudi, dan doa merupakan hal utama yang bisa melindungi kita dari bahaya selama berkendara. Tetap waspada dan nikmati pengalaman berkendara Sahabat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here