Mode Anak Pada Youtube Mengandung Konten LGBTQ+

Artikel Terkait

Sahabat, orang tua yang memanfaatkan layanan YouTube perlu lebih berhati-hati lagi dalam mengizinkan anak untuk menonton YouTube. Pasalnya, YouTube sudah membolehkan munculnya konten LGBTQ+ pada mode terbatas atau Restricted Mode YouTube.

YouTube menyediakan sebuah Restricted Mode untuk membatasi konten yang dianggap tidak tepat, terutama bagi anak di bawah umur. Pada awalnya, YouTube akan otomatis memfilter semua konten terkait Lesbian, Gay, Bisexual, and TransgenderQueer/Questioning (LGBTQ+). Namun YouTube mengaggap pembatasan ini tidak sesuai dengan tingkat toleransi masyarakat dunia yang mulai terbuka terhadap kaum LGBTQ+. YouTube pun bersikeras untuk menghapus kategori ini pada konten yang diblokir. Akibatnya, konten LGBTQ+ dapat menembus Restricted Mode YouTube dan diakses oleh semua pengguna, termasuk anak di bawah umur.

Meskipun toleransi masyarakat di dunia dianggap mulai meluas terhadap isu LGTBQ+, norma umum di Indonesia sepertinya masih belum siap untuk menerima keterbukaan ini. Sahabat pun tentunya patut khawatir jika konten LGBTQ+ ini tidak sengaja dilihat oleh buah hati tercinta.

Mengingat adanya pembaharuan pada Restricted Mode YouTube yang telah dibuat sedemikian rupa, penting bagi kita untuk selalu memperhatikan konten apa saja yang dapat diakses oleh anak atau saudara kita yang belum cukup umur. Jangan lupa untuk terus mendampingi anak secara bertanggung jawab untuk melindungi mereka dari konten negatif di dunia maya.


Ilustrasi A Child Watching YouTube by Steve Schroeder / CC

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

KATEGORI TIPS KESELAMATAN

Artikel Populer

Artikel Terkait