Menghindari Cedera Anak Saat Bermain Sepatu Roda

bermain Sepatu Roda
https://pixabay.com/en/skating-kids-young-sports-street-697937/

Bermain sepatu roda memang menyenangkan terutama bagi anak yang sedang menikmati masa pertumbuhan. Akan tetapi, permainan ini juga menyimpan potensi bahaya, misalnya yang terjadi pada video ini jika tidak memperhatikan aspek keselamatan dalam bermain. Dari mulai luka ringan, seperti memar, luka, atau bahkan kematian akibat gegar otak karena terjatuh atau tertabrak. Sahabat perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum mengizinkan anak bermain sepatu roda.

Siapkah Anak untuk bermain Sepatu Roda?

Sepatu roda tidak semestinya dimainkan oleh anak yang secara fisik dan mental belum siap. Asosiasi Doker Anak Amerika – American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan usia minimal 5 tahun untuk anak bermain sepatu roda. Pada usia dibawah 5 tahun, anak dianggap belum memiliki refleks keseimbangan & kesadaran lingkungan yang cukup untuk menghindari cedera saat bermain sepatu roda. Selain batasan usia, perhatikan juga apakah anak sudah menunjukan perkembangan fisik dan gerak yang cukup untuk bersepatu roda. Karena setiap anak memiliki tahapan tumbuh kembang yang berbeda.

Adakah tempat yang aman untuk bermain?

  • Apakah ada tempat yang aman bagi anak untuk bermain? Tempat aman bermain sepatu roda biasanya berada di arena khusus, taman kota, atau area bersepeda yang terbebas dari lalu lintas kendaraan bermotor.
  • Penyebab kecelakaan terburuk biasanya akibat tertabrak kendaraan bermotor atau cedera otak karena terjatuh tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan yang cukup.
  • Area bermain juga harus memiliki permukaan yang halus dan tidak licin, serta memiliki penerangan yang cukup. Area bermain harus bebas dari sampah berserakan yang dapat membuat anak tergelincir atau tersandung.
  • Penggunaan sepatu roda di jalan hanya disarankan pada jalan-jalan yang sudah ditutup dari lalu lintas kendaraan bermotor, misalnya area car free day. Jika bermain di dalam jalan kompleks perumahan, harus dipastika area bermain berada di area yang terbebas dari lalu lintas kendaraan, dan lebih baik disertai palang pengaman. Hindari bermain sepatu roda di area blind spot seperti persimpangan yang menghalangi pandangan pengendara kendaraan yang mungkin melintas.
http://www.kibetterlife.com/m-cro-luminous-fluorescent-multi-sport-protective.html
Perlengkapan Pelindung

Siapkan Semua Perlengkapan Pelindung

  • Selalu gunakan perlengkapan pelindung berupa helm, pelindung tangan, pelindung siku, dan pelindung lutut. Perlengkapan keselamatan diri seperti ini banyak ditemui di toko olah raga, atau Sahabat dapet mencarinya dengan mudah di toko-toko online.
  • Gunakan perlengkapan yang sesuai dengan umur dan ukuran tubuh anak agar tidak longgar dan tidak mengganggu gerakan selama bermain. Video berikut dapat membantu Sahabat memastikan ukuran helm yang pas untuk anak. Video : The Bike Helmet Fit Test 
  • Berikan sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki anak. Jangan gunakan sepatu jika terlalu longgar atau terlalu sempit.
  • Kenali karakteristik sepatu roda yang dipakai anak. Umumnya sepatu roda terbagi menjadi 2 jenis, jenis Quad Roller dan jenis Inline skate. Quad roller memiliki susunan roda persegi yang lebih stabil dibandingkan dengan Inline skate yang memiliki susuan roda segaris.
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/98/Eielson_teaches_child_safety_awareness_120430-F-UP786-039.jpg
Dampingi anak saat bermain

Latih dan Dampingi Anak

  • Selalu dampingi anak yang belum terlatih dalam bermain. Kenali potensi bahaya seperti lalu-lintas kendaraan ataupun benda-benda yang bisa membuat anak tersandung.
  • Ajari teknik menggunakan sepatu roda yang baik dan benar. Pelajaran dari instruktur terlatih tentu akan lebih baik.
  • Ajari teknik menjatuhkan diri yang aman saat bermain, misalnya dengan cara berjongkok terlebih dahulu saat merasa akan jatuh. Hal ini dapat mengurangi tinggi jatuh anak saat terjatuh.
  • Ajari anak untuk memeriksa kondisi fisik sepatu roda dan peralatan keselamatan diri sebelum digunakan. Kerusakan pada bagian-bagian sepatu atau peralatan keselamatan dapat meningkatkan risiko anak cedera saat terjatuh.
  • Jangan biarkan anak melakukan “truck-surfing” atau mengaitkan badan ke mobil sambil menggunakan sepatu roda.
  • Ajari anak untuk tidak bercanda, terutama bercanda dengan kawan nya saat bermain. Bercanda dapat mengganggu konsentrasi terhadap keadaan di sekitarnya.

Sahabat, semoga panduan diatas dapat membuat permainan sepatu roda anak semakin aman, nyaman, dan menyenangkan.

Sumber :
https://www.safekids.org/tip/skating-and-skateboarding-safety-tips
http://kidshealth.org/en/teens/safety-inline.html#
http://pediatrics.aappublications.org/content/101/4/720

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here