Cara Aman Mengganti Ban Kempes di Jalan Raya

Sebagai pengemudi mobil kita harus selalu siap untuk kejadian tak terduga, salah satunya adalah mengganti ban mobil yang kempes di jalan raya. Aktivitas mengganti ban kempes di jalan raya, terutama di jalan tol, merupakan aktivitas yang sangat berbahaya karena memiliki resiko tertabrak oleh kendaraan lain. Resiko ini semakin tinggi dengan kondisi lalu lintas di Indonesia yang lebih “liar” seperti seringnya menggunakan lajur darurat untuk menyalip kendaraan.

Salah satu contoh kecelakaan saat berhenti di lajur darurat yang pernah ramai beberapa tahun lalu, mungkin dapat menggambarkan buruknya kecelakaan tertabrak dari belakang saat kita harus berhenti di lajur darurat seperti saat mengganti ban.

Lalu bagaimana jika kita dihadapkan pada kondisi darurat yang mengharuskan mengganti ban mobil? Beberapa langkah pada artikel ini akan membantu Sahabat menghindari resiko kecelakaan saat mengganti ban kempes di jalan raya.

1. Tetap tenang dan pinggirkan mobil ke tempat aman

Pinggirkan kendaraan secara perlahan ketika Sahabat mulai menyadari ban mobil yang kempes. Tidak perlu panik dan mengerem secara mendadak karena hal ini dapat menimbulkan kecelakaan.

Carilah tempat yang aman untuk mengganti ban mobil. Jika tempat aman belum didapat, Sahabat dapat mempertimbangkan untuk terus melajukan mobil secara perlahan sampai mendapat tempat paling aman yang bisa didapat. Melajukan mobil dengan satu ban yang kempes memang beresiko untuk merusak velg ban yang kempes atau sistem kaki-kaki mobil secara keseluruhan jika dilakukan terlalu lama. Tapi tentu resiko ini lebih baik daripada resiko tertabrak mobil karena mengganti ban di tempat yang tidak aman.

Beberapa kriteria tempat yang aman untuk megganti ban yang kempes adalah:

  • Berada di jalur yang lurus dan datar
  • Memiliki dasar jalan yang keras untuk menempatkan dongkrak
  • Memiliki lampu penerangan yang baik saat malam
  • Jika tidak ada lokasi parkir/rest area, tempat mengganti ban berada di lajur darurat (Paling kiri jalan)

2. Nyalakan Lampu Hazard

Nyalakan lampu hazard saat Sahabat menyadari harus meminggirkan mobil untuk mengganti ban. Lampu hazard sangat penting untuk membuat pengendara lain mengetahui keberadaan mobil Sahabat yang sedang mengalami kondisi darurat.

Lampu hazard juga berfungsi mengingkatkan visibilitas mobil Sahabat bagi pengendara lain. Saat di jalan raya, visibilitas mobil yang sedang berhenti akan sangat penting untuk mencegah resiko tertabrak dari belakang karena pengendara yang tidak mengira ada mobil yang sedang berhenti.

3. Panggil bantuan petugas tol

Jika Sahabat mengalami ban yang kempes di Jalan tol, cobalah untuk meminta bantuan kepada tim patroli jalan tol. Lampu rotator dan rambu-rambu pengalihan arus yang mereka bawa akan sangat bermanfaat dalam memastikan penggantian ban dilakukan dengan aman terutama di malam hari. Seperti dikatakan sebelumnya, perilaku pengemudi kita yang seringkali menyalip di Jalur darurat merupakan resiko terbesar saat mengganti ban di Jalan raya.

Sahabat yang mengalami ban kempes di jalur tol yang dioperasikan PT Jasa Marga dapat menghubungi layanan Informasi Jalan tol 14080 yang dapat digunakan untuk meminta bantuan darurat.

Jika bantuan dirasa datang terlalu lama, persiapkan mental dan fisik Sahabat. Saatnya melakukan pergantian ban mandiri secara aman melalui langkah-langkah dibawah.

4. Gunakan perlengkapan diri yang memadai

Sesuai prinsip visibilitas/keterlihatan di jalan, gunakanlah rompi pengaman untuk meningkatkan visibilitas Sahabat dari lalu lintas yang melaju. Rompi seperti ini relatif terjangkau dan dijual di banyak toko online atau offline seperti IKEA.

Sahabat juga mungkin memerlukan jas hujan/ponco jika penggantian ban dilakukan saat hujan. Jangan lupa gunakan jas hujan yang memiliki strip reflector untuk meningkatkan visibilitas.

Sahabat juga memerlukan sarung tangan untuk melingungi tangan saat mengoperasikan perangkat penggantian ban.

Rompi bervisibilitas IKEA Beskydda

5. Pasang segitiga pengaman

Langkah selanjutnya adalah memasang segitiga pengaman di belakang mobil. Alat ini berbentuk segitiga yang disertai dengan reflektor cahaya untuk memperingatkan lalu lintas di belakang mobil Sahabat.

Pasang Segitiga Pengaman dengan jarak sekitar 20 m jika penggantian ban dilakukan di jalan tol / lalu lintas dengan kecepatan yang tinggi. Idealnya Sahabat perlu memasang 3 segitiga dengan susunan mengarah dari lajur darurat ke lajur kedua. Jika tidak memungkinkan, saya menyarankan Sahabat untuk memasang minimal 2 segitiga dengan jarak 20 m.

Sahabat juga dapat menggunakan kerucut lalu lintas lipat yang dipasang seperti pemasangan segitiga pengaman diatas.

Jika mobil Sahabat belum dilengkapi dengan Segitiga pengaman atau kerucut lipat, Sahabat dapat membelinya di beberapa toko online seperti Bukalapak dan Tokopedia.

Ban Kempes 1
Penggunaan Segitiga Pengaman – https://carnity.com/topic/11583-how-and-when-to-use-car-safety-warning-triangle/

6. Ganti ban sesuai rekomendasi manufaktur kendaraan

Langkah selanjutnya adalah mengganti ban sesuai rekomendasi manufaktur kendaraan. Penggantian ban mobil umumnya melalui tahapan yang sama. Akan tetapi beberapa mobil menggunakan ban cadangan yang berukuran lebih kecil sehingga Sahabat perlu memperhatikan batasan penggunaan untuk tipe ban cadangan seperti ini.

Contoh panduan penggantian ban kempes dari halaman Bridgestone ini akan bermanfaat memberikan gambaran cara mengganti ban sesuai panduan manufaktur kendaraan.

Bagaikan pepatah Sedia payung sebelum hujan, Saya sangat menyarankan Sahabat untuk membaca panduan penggantian ban mobil dan melatih diri mengganti ban bocor di waktu senggang. Kegiatan ini membuat Sahabat lebih siap ketika menghadapi kejadian sebenarnya di jalan raya.

7. Kembalikan semua peralatan dan menyetir secara perlahan

Setelah penggantian ban selesai, kebalikan semua peralatan ke dalam mobil dengan rapih. Ambil segitiga pengaman / cone lalu lintas dan kembalikan ke dalam mobil. Lepas jaket visibilitas dan lanjutkan mengendara.

Batasi kecepatan mengendara sesuai kecepatan minimum di jalan untuk memastikan ban sudah terpasang dengan aman. Hal ini akan lebih penting lagi jika ban cadangan berukuran lebih kecil dibanding ban reguler. Jika ban sudah dirasa aman dan berukuran sama dengan ban lainnya, Sahabat dapat mulai memacu kecepatan mobil secara normal.


Sahabat, mengganti ban di jalan memang sangat beresiko namun tidak bisa dihindari. Selalu waspada terhadap bahaya saat mengganti ban kempes di jalan. Persiapkan diri di waktu senggang dengan membaca panduan manufaktur kendaraan dan berlatih mengganti ban.

Referensi :

http://www.bridgestonetire.com/tread-and-trend/drivers-ed/how-to-change-a-flat-tire

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here