Mengenal Perangkat Pendeteksi Gerakan / Motion Sensor

Sahabat, seperti pernah kita bahas pada artikel sebelumnya mengenai beragam gadget pintar untuk mengamankan rumah, selain kamera keamanan/cctv yang populer saat ini, pilihan gadget lain nya adalah pendeteksi gerakan/motion sensor. Selain harganya relatif murah, beberapa keuntungan lain yang ditawarkan pendeteksi gerakan ini dapat menjadi bahan pertimbangan Sahabat dalam memilih sistem keamanan rumah. Mari Kita simak ulasannya.

Fungsi Perangkat Pendeteksi Gerakan

Setidaknya ada dua fungsi utama dari perangkat ini yaitu sebagai bagian dari sistem alarm dan sebagai sistem kontrol peralatan listrik di rumah, misalnya lampu ruangan. Jadi yang perlu digarisbawahi, selain sebagai sistem keamanan, perangkat pendeteksi gerakan ini juga dapat menjadi alat kontrol penggunaan listrik di rumah.

Penggunaan motion sensor sebagai alarm, perangkat ini dapat mendeteksi ketika ada objek yang bergerak, seperti orang yang berjalan. Biasanya perangkat ini terintegrasi dengan perangkat lain untuk membunyikan alarm atau memberikan notifikasi melalui smartphone saat mendeteksi gerakan pada wilayah yang menjadi pantauannya. Penggunaan sensor gerak sebagai bagian dari sistem alarm dapat memberikan perlindungan tambahan karena sifatnya yang terus berfungsi selama terhubung ke sumber daya baik listrik rumah maupun baterai.



Penggunaan motion sensor sebagai sensor lampu/alat elektronik, perangkat ini berfungsi sebagai sakelar otomatis yang menyalakan lampu saat mendeteksi adanya gerakan di ruangan. Penggunaan sensor lampu seperti ini dapat menghemat penggunaan listrik terutama pada daerah yang cukup jarang dilalui orang.

Toko online seperti Tokopedia dan Bukalapak menyediakan banyak pilihan perangkat motion sensor.

Illustrasi penggunaan perangkat pendeteksi gerakan (sumber: www.cctvman.co.id)

Berbagai Tipe Perangkat Pendeteksi Gerakan (Motion Sensor)

Sebelum membahas keuntungan penggunaan perangkat pendeteksi gerakan, Sahabat perlu memahami tipe-tipe perangkat pendeteksi gerakan. Dilihat dari cara kerjanya, setidaknya perangkat ini dibagi menjadi empat tipe, yaitu :

  1. Active Infrared Sensors

Perangkat tipe ini bekerja dengan memancarkan sinyal listrik secara terus-menerus dengan menggunakan gelombang infrared yang terhubung dengan pendeteksi cahaya. Jika infrared terganggu karena adanya gerakan, maka sistem akan menghidupkan lampu. Perangkat ini biasanya digunakan dengan tujuan untuk mengontrol lampu rumah, jika tidak ada orang dalam ruangan, lampu akan otomatis dimatikan untuk menghemat listrik.

  1. Passive Infrared (PIR) Sensors

Berbeda dengan tipe sebelumnya, perangkat ini bekerja berdasarkan sumber panas yang dibawa oleh objek yang bergerak. Jika ada gerakan manusia yang melewati perangkat ini, secara otomatis perangkat akan mendeteksi adanya sumber panas dan mengaktifkan alarm. Perangkat tipe ini merupakan perangkat yang umum digunakan untuk sistem keamanan rumah.

  1. Active Ultrasonic Sensors

Perangkat ini bekerja memancarkan gelombang suara berfrekuensi tinggi (di mana kita tidak akan bisa mendengarnya) terus menerus. Suara yang timbul akibat adanya gerakan akan mengintrupsi gelombang suara dalam sensor, sehingga perangkat ini akan mengaktifkan alarm.

  1. Passive Ultrasonic Sensors

Perangkat tipe ini tidak memancarkan sensor suara, sebaliknya perangkat ini menunggu adanya aktifitas suara seperti adanya suara pecahan kaca jendela, kaca pintu, langkah kaki manusia, dll. Ketika aktifitas suara terdeteksi, maka secara otomatis sistem akan mengaktifkan alarm.

Keunggulan Perangkat Pendeteksi Gerakan

Dibandingkan dengan sistem CCTV, penggunaan perangkat pendeteksi gerakan memiliki keunggulan dalam instalasi. Pemasangan perangkat ini tidak memerlukan koneksi terhadap komputer atau jaringan internet. Perangkat ini dapat meng-cover hampir seluruh ruangan. Selain itu, perangkat ini juga mampu bekerja di siang dan malam hari, di dalam atau di luar ruangan, tanpa perlu mempertimbangkan fitur tambahan.

Meski memiliki beberapa keunggulan, penggunaan perangkat pendeteksi gerakan dapat menimbulkan masalah jika Sahabat memiliki hewan peliharaan yang sering lalu lalang di dalam ruangan. Namun, dengan semakin berkembangan teknologi, sahabat tidak perlu khawatir dengan adanya salah deteksi karena masalah ini. Selain itu, perangkat ini juga bisa dinon-aktifkan sesuai dengan kebutuhan sahabat.



Terkadang, perangkat pendeteksi gerakan juga diintegrasikan dengan lampu. Ketika ada gerakan yang terdeteksi, lampu yang terintegrasi dengan perangkat ini akan otomatis menyala. Hal ini untuk mencegah adanya pencuri yang bersembunyi dalam kegelapan.

Beberapa jenis perangkat pendeteksi gerakan yang bisa menjadi pilihan antara lain: Honeywell Ademco AURORA PIR Motion Sensor, DT7235T DUAL TEC Motion Sensor, Leviton ODC0S-I1W Self-Contained Ceiling-Mount Occupancy Sensor, Skylink PS-434A Motion Sensor, RAB Lighting STL200W Stealth Sensor.

Beberapa contoh perangkat pendeteksi gerakan
Beberapa contoh perangkat pendeteksi gerakan.

 

Tips Dalam Memasang Alat Pendeteksi Gerakan

  1. Jangan pasang perangkat ini menghadap jendela yang terhubung ke jalan. Meskipun, perangkat ini tidak akan mendeteksi gerakan manusia yang berada di luar jendela, tetapi salah deteksi dapat terjadi akibat adanya sinar lampu atau matahari yang menyebabkan alarm berbunyi.
  2. Jangan pasang perangkat ini dekat dengan air conditional/AC atau tempat-tempat yang memungkinkan adanya perubahan suhu secara drastis untuk mencegah salah deteksi.
  3. Perangkat pendeteksi gerakan memiliki blind-spot. Sebagai contohnya PIR sensor tidak bisa mendeteksi gerakan yang bergerak menghadap langsung ke perangkat. Oleh sebab itu pemasangan beberapa perangkat dalam ruangan harus mempertimbangan blind-spot dari masing-masing perangkat.
  4. Pastikan perangkat yang sahabat gunakan cukup bersih dibagian depannya. Kotoran atau debu dapat menghambat kerja sensor.

Semoga ulasan diatas bisa menjadi pertimbangan dalam menafaatkan teknologi keamanan untuk  melindungi rumah dari tindak pencurian.

Feature photo credit: elprocus

Sumber:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here