Mengenal Fungsi dan Manfaat Child Car Seat

SAKURAKO. Sleep in car. oleh MIKI Yoshihito (Flickr) / CC BY

Jika Sahabat memiliki bayi atau anak kecil, mungkin Sahabat perlu mempertimbangkan child car seat untuk buah hati Sahabat. Sebagian besar orang di Indonesia mungkin belum familiar dengan penggunaan benda satu ini. Tidak adanya aturan yang mewajibkan penggunaan child car seat di Indonesia menyebabkan banyak orang tua yang tidak aware dengan keberadaan benda ini. Namun apakah sesungguhnya child car seat, manfaat, serta prinsip pemakaiannya? Pada artikel ini saya akan berbagi informasi tentang fungsi dan manfaat child car seat.

Child car seat adalah kursi mobil yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak usia tertentu untuk melindungi mereka selama berada di atas mobil. Kursi ini khusus didesain untuk menjaga keselamatan anak dalam berkendaraan seperti yang bisa Sahabat lihat pada video berikut ini

Melindungi Dari Kecelakaan dan Meningkatkan Mobilitas Sahabat

Manfaatnya tentu saja dapat meminimalisir bahaya jika terjadi kecelakaan dan benturan pada mobil atau pada saat mobil direm mendadak. Selain itu kursi ini juga dapat membuat anak Sahabat belajar untuk duduk tenang dan mandiri selama berada di atas mobil. Karena seringkali anak sangat aktif bergerak dan memegang apa saja selama berada di atas mobil. Dia tidak bisa duduk tenang. Penggunaan child car seat ini juga akan melatih anak Sahabat agar duduk tenang di atas mobil.

Sahabat dan buah hati bisa berkendara berdua saja tanpa bantuan orang lain untuk mengawasi buah hati selama berkendara. Sebagian dari kita biasanya memangku anak jika bepergian dengan menggunakan mobil. Sehingga Sahabat harus selalu memastikan bahwa ada orang yang selalu siap memangkunya di atas mobil. Namun bagaimana jika Sahabat bepergian membawa anak tanpa ditemani orang lain? dengan child car seat, Sahabat akan membuat semuanya terasa lebih mudah. Sahabat bisa aman menyetir mobil karena anak Sahabat akan duduk tenang di kursinya tanpa menganggu konsentrasi Sahabat. Karena kursi anak ini didesain untuk membuat anak Sahabat dapat duduk tenang bahkan tidur di atas kursi yang dilengkapi dengan pengaman.

Namun Sahabat perlu cermat dalam memilih car seat yang sesuai untuk buah hati Sahabat. Ada bermacam-macam jenis dari car seat yang disesuaikan dengan umur, tinggi, dan berat si anak. Sahabat juga harus mempertimbangkan kemudahan pemakaian dan pemasangan child car seat pada kendaraan Sahabat.

Sesuaikan dengan Usia Anak

Sesuaikan jenis Car Seat dengan usia anak
Sesuaikan jenis Car Seat dengan usia anak

Prinsip penggunaan yang pertama adalah pemilihan jenis Car Seat. Child car seat modelnya seperti keranjang bayi yang dilengkapi dengan tali pengaman yang bisa dilekatkan pada kursi mobil. Kursi ini dapat Sahabat pasang dan lepas dengan mudah. Jenis dan modelnya pun berbeda-beda. Menurut American Academy Pediatrics, beberapa panduan pemakaian benda ini antara lain penggunaan car seat harus disesuaikan dengan usia dan berat anak. Anak yang masih berusia kurang dari 2 tahun, harus menggunakan car seat menghadap ke belakang. Ini akan sangat aman untuk tulang-tulang bayi yang belum kuat saat menahan guncangan jika mobil direm secara mendadak. Penelitian yang dilakukan di tahun 2007 memperlihatkan bahwa pemakaian car seat menghadap ke belakang dapat mengurangi resiko kecelakaan bayi hingga 75%. Dengan penempatan menghadap ke belakang maka akan menjaga kepala, leher, dan tualng belakang anak jika terjadi benturan hebat. Sementara untuk anak yang sudah berusia di atas 3 tahun atau sudah memiliki tinggi dan berat badan maksimum, maka Sahabat bisa menggunakan convertible car seat yang bisa ditempatkan menghadap ke depan atau ke belakang.

Perhatikan Lokasi Penempatan Car Seat

Prinsip pemakaian yang kedua berdasarkan American Academy Pediatrics adalah memastikan car seat terpasang dengan benar. Saat pemasangan child car seat, diharapkan memperhatikan petunjuk pemakaian secara jelas dan teliti. Sahabat bisa menempatkan car seat di bagian tengah kursi penumpang. Karena menempatkannya di bagian depan kursi penumpang yang memiliki air bag bisa membuat bayi terjepit dan melukai si bayi jika terjadi kecelakaan. Jangan mencoba menempatkan bayi di kursi depan penumpang sebelum ia berusia 3 tahun atau telah memiliki berat sekitar 16 kilogram. Selain itu perlu diperhatikan juga bahwa letak car seat harus dengan kemiringan 45 derajat agar anak tidak kesulitan bernafas ketika anak duduk terlalu tegak. Namun jika child car seat yang Sahabat beli tidak bisa disetel kemiringannya, maka Sahabat bisa mengganjalnya dengan gulungan handuk kecil agar posisi bayi agak rebah. Setelah dipasang, Sahabat perlu mencobanya dengan menempatkan anak Sahabat di sana dimana mobil dalam keadaan diam. Ini untuk memastikan bahwa semua telah terpasang sesuai instruksi. Untuk contoh pemasangannya, bisa Sahabat lihat pada video berikut ini

Pemasangan yang Benar

Prinsip ketiga adalah memastikan bahwa anak Sahabat menempati car seat-nya dengan benar. Jika Sahabat memakaikannya pada bayi Sahabat, maka sangat perlu untuk memastikan bahwa tali pengaman yang ada pada car seat terpasang ketat dan sejajar dengan badan bayi atau di bawah bahu. Tempatkan bayi di car seat kemudian pasang tali pengaman di kedua bahu (shoulder straps) dan pinggang. Selanjutnya kencangkan tali pengaman di bahu kiri dan kanan lalu kunci dengan pengunci tali di bagian tengah pinggang bayi. Usahakan agar pemakaian shoulder strap tidak longgar atau tidak terlalu ketat untuk bayi. Caranya dengan mengukur satu jari dari bahu si bayi. Ini akan memastikan bahwa bayi dapat duduk nyaman di kursinya selama perjalanan. Sementara untuk anak yang sudah agak besar, maka Sahabat bisa menyetel sudut kemiringan car seat mereka sebesar 35 derajat.

Sayangnya, di Indonesia belum ada aturan yang mewajibkan para orangtua untuk memasang child car seat di mobil bagi anak mereka. Padahal menurut data dari National SAFE KIDS Campaign Amerika, penggunaan car seat dapat menurunkan angka kematian balita hingga 71% dan mengurangi angka rawat inap anak-anak usia 4 tahun ke bawah hingga 69%. Selain itu penggunan car seat untuk anak usia 1-4 tahun dapat mengurangi resiko kematian hingga 45%. Di beberapa negara maju seperti Amerika atau Inggris, pemerintah mewajibkan bagi para orangtua agar menggunakan child car seat untuk anak mereka dan mematuhi prinsip pemakaian yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga para orangtua memiliki kesadaran untuk mendudukkan bayi mereka di car seat ketika mereka berkendara.

Baca juga 12 Tips Jitu Membiasakan Anak Duduk di Car Seat.

Foto ilustrasi SAKURAKO. Sleep in car. oleh Miki Yoshihito  / CC BY

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here