Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak dengan Metode PANTS

https://pixabay.com/en/child-sitting-jeans-in-the-door-cry-1816400/

Kabar mengenai kekerasan seksual terhadap anak berupa tindakan pedofilia seakan tidak pernah menghilang dari berita di media. Hal ini semakin mempertegas keyakinan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh masyarakat. Dalam konteks keluarga, panduan komunikasi yang bernama “Talk PANTS” yang dibuat oleh NPSCC dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi Sahabat sebagai orangtua untuk mencegah anak-anak menjadi korban dari jenis tindakan kejahatan ini. PANTS sendiri adalah singkatan dari poin-poin panduan sebagai berikut:

Privates are Private

Hal Pribadi adalah urusan pribadi. Segala sesuatu yang ditutupi oleh pakaian dalam adalah area pribadi. Oleh karenanya, tidak ada seorang pun yang boleh meminta untuk melihat atau menyentuh area tersebut. Hal yang sama juga berlaku jika ada orang lain yang meminta mereka untuk menyentuh atau melihat area pribadinya. Jika ada seseorang yang mencoba untuk melakukan hal tersebut, ajari anak untuk mengatakan ‘Tidak!’

Di sisi lain, orangtua juga perlu memberikan pengertian tentang situasi tertentu yang mengharuskan orang lain untuk melihat atau menyentuh area pribadinya. Seperti saat mandi bersama anggota keluarga atau pemeriksaan kesehatan oleh dokter. Hanya saja, penting bagi orangtua untuk menjabarkan alasannya dan meminta kesediaan anak sebelumnya.

Always Remember Your Body Belongs to You

Ingatlah bahwa tubuhku adalah miliku. Anak-anak harus memahami bahwa tubuh mereka adalah milik mereka. Karenanya, tidak ada seorang pun yang berhak meminta mereka melakukan sesuatu yang membuat mereka tidak nyaman berkaitan dengan tubuh mereka. Jika seseorang mencoba hal tersebut, anak-anak harus memberitahukan pada orang dewasa yang mereka percaya.

No Means No

Tidak berarti benar-benar tidak. Anak-anak berhak mengatakan ‘Tidak!’ bahkan kepada orang terdekat sekalipun. Hal ini menunjukkan kepada anak kita bahwa mereka memiliki kontrol atas tubuh mereka sendiri. Oleh karenanya penting bagi orang dewasa di sekitarnya untuk menghargai hal tersebut.

Talk about Secrets that Upset You

Ceritakan rahasia yang membuatmu tidak nyaman. Bantu anak untuk meyakini bahwa menyampaikan sebuah rahasia yang membuat mereka cemas tidak akan membawa mereka pada masalah. Jelaskan tentang perbedaan antara rahasia yang baik dan buruk.

Beberapa rahasia seperti kejutan hadiah ulang tahun adalah hal yang baik. Namun rahasia seperti menyimpan kejahatan adalah hal yang buruk. Dalam hal ini, rahasia seringkali merupakan senjata terbesar pelaku kejahatan. Kalimat seperti ‘Ini adalah rahasia kecil kita’ adalah cara mereka untuk membuat anak-anak merasa cemas atau ketakutan untuk mengungkapnya. Oleh karenanya, bantu anak-anak agar merasa percaya diri untuk membagi rahasia yang membuat mereka tidak nyaman.

Speak Up Someone Can Help

Minta bantuan pada orang yang kamu percaya. Jika anak merasa sedih, cemas, atau ketakutan, mereka dapat menyampaikannya pada orang dewasa yang mereka percaya. Dengarkan dan bantu mereka untuk mengatasi hal tersebut. Ingatkan anak-anak bahwa apapun masalahnya, hal tersebut bukanlah kesalahan mereka dan mereka tidak akan mendapatkan masalah baru karenanya. Dalam hal ini, orang dewasa terpercaya tidak harus selalu anggota keluarga, namun bisa jadi guru, kakak, atau saudara/kerabat dari keluarga.

Konsep PANTS untuk melindngi anak dari kekerasan seksual – Sumber : NPSCC

Mengomunikasikan PANTS kepada anak bisa Sahabat lakukan di waktu-waktu yang tepat, misalnya saat menemani anak-anak beraktivitas mandi, memakai pakaian, mengantar berenang, menonton tayangan TV, dan sebagainya. Jika komunikasi ini berjalan efektif, harapannya setiap anak dapat menguatkan dirinya agar tidak mudah menjadi korban dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Akhir kata, semoga keluarga kita selalu terlindung dari segala macam potensi bahaya. Tetap selamat ya sahabat!

 

Referensi:
NPSCC (National Society for the Prevention of Cruelty to Childern)
Tersedia di www.nspcc.org.uk

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here