Komunitas Gemar Rapi Berbagi Cara Berbenah ala Indonesia

Memiliki lingkungan tempat tinggal yang rapi dan bersih merupakan dambaan banyak orang. Sayangnya, tidak semua orang dapat mewujudkan rumah yang rapi. Keterbatasan referensi mengenai cara merapikan rumah kerap menjadi salah satu alasan dari kondisi rumah yang berantakan dan tidak teratur. Selain itu, dalam menata rumah, seringkali malah terjadi perdebatan di antara anggota keluarga karena perbedaan pendapat dalam penataan. Atau terkadang, karena ibu sibuk merapikan rumah, keluarga menjadi kurang terperhatikan.

Mulai dari Diri Sendiri

Memahami masalah tersebut, sekelompok anak muda berkumpul dalam wadah komunitas Gemar Rapi yang bertujuan untuk berbagi cara menata diri dan merapikan rumah serta menanamkan semangat gemar rapi ke seluruh penjuru negeri. Dengan mengusung semangat “menata diri, menata negeri”, Gemar Rapi berusaha selalu menanamkan sikap teratur, tertib, bersih, menyenangkan, siap siaga, dan penuh pertimbangan yang dimulai dari menata rumah.

Menata negeri harus dimulai dari ruang lingkup yang lebih kecil, yakni rumah. Demikianlah yang dijelaskan oleh Aang Hudaya yang merupakan salah satu pendiri komunitas Gemar Rapi. Mewujudkan rumah yang rapi tentunya dimulai dari menata diri, seperti pola pikir, gaya hidup, dan kebiasaan. Jika lingkup yang lebih kecil telah tertata rapi, akan lebih mudah untuk melakukan hal-hal yang lebih besar. “Think globally, act locally,” jelas Aang yang merupakan salah satu pendiri komunitas Gemar Rapi.

Gemar Rapi didirikan oleh lima orang, yakni Achmadi Bambang Sulistiyono, Wanginingastuti Mutmainnah, Aang Hudaya, Khoirun Nikmah, serta Putriana Indah Lestari. Achmadi menjabat sebagai ketua, Wanginingastuti menangani bidang penelitian dan pengembangan, Aang bertugas di bagian humas, Khoirun Nikmah menjadi sekretaris organisasi, sementara Putriana alias Ibu Tata mengurus bagian kurikulum sekaligus menjadi bendahara. Selain pengurus inti tersebut, Gemar Rapi memiliki tim multimedia yang diisi oleh dua orang, yakni Cheche atau Nur Hikmah Temmarunu dan Bebel atau Salsabela Putri Aghnadin.

Berbenah ala Indonesia

Mungkin Sahabat pernah mendengar tentang KonMari atau metode berbenah yang diperkenalkan Marie Kondo, penulis buku The Life-Changing Magic of Tidying Up asal Jepang. Menyadari bahwa metode KonMari, juga metode berbenah ala Eropa lainnya, kurang sesuai dengan budaya Indonesia, Gemar Rapi meramu sendiri sebuah konsep yang disebut metode Gemar Rapi. Metode ini lahir berdasarkan kekayaan budaya Indonesia dan keunikan setiap individunya.

Ketidaksesuaian budaya Indonesia dengan KonMari di antaranya masalah prinsip pemilahan barang, cara melipat pakaian, dan penerapan ajaran Shintoisme. Metode Gemar Rapi mempertimbangkan berbagai aspek, seperti pendekatan spiritual, pembentukan mindset dan habit, potensi individu, kesehatan, keamanan, serta ramah lingkungan. Dalam proses berbenah, Gemar Rapi juga memiliki empat prinsip RASA, yaitu Rapi dan Teratur, Aman dan Nyaman, Sehat dan Bersih, serta Alami dan Berkelanjutan.

Dalam menangani barang yang tidak digunakan, Gemar Rapi merumuskan konsep 8R/8i yang dirasa lebih cocok untuk kondisi Indonesia. Konsep 8R/8i itu, seperti dituturkan Aang Hudaya, ialah refuse (hindari), reduce (kurangi), reuse (pakai berkali-kali), recycle (bentuk kembali), rehome (donasikan), repurpose (alih fungsi), replant (tanam kembali), dan rot (kembali ke bumi). Keseluruhan metode Gemar Rapi dapat dibaca pada buku Gemar Rapi yang baru diluncurkan pada 8 September 2019 lalu.

Metode berbenah ala Indonesia ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Berbagai media ternama sudah meliput kegiatannya, termasuk The Asahi Shimbun melalui bironya yang berada di Indonesia.

Berbagai Jenis Kegiatan

Sebagai sebuah organisasi, Gemar Rapi memiliki kegiatan yang bersifat nonprofit dan profit. Kegiatan yang bersifat nonprofit ini diadakan secara online dan offline, yakni berupa kuliah Whatsapp (kulwap) dan seminar. Untuk kegiatan offline, Gemar Rapi biasa diundang oleh kelompok pengajian, Karang Taruna atau perangkat RT dan RW, serta komunitas atau organisasi sosial. Adapun kegiatan yang bersifat profit diadakan berupa kelas intensif online, seminar, dan workshop

Kelas intensif Gemar Rapi dibuka satu tahun sekali. Kelas ini ditujukan bagi siapapun yang ingin belajar dan menerapkan metode Gemar Rapi untuk diri atau keluarganya. Kelas intensif ini terdiri dari tiga level, yakni Gemari Pratama, Gemari Madya, dan Gemari Utama. Di level Gemari Pratama, peserta belajar tentang metode berbenah tempat tinggal. Level ini berlangsung selama 18 pekan. Di level Gemari Madya, peserta belajar tentang menata diri dan menciptakan kebiasaan gemar rapi. Di level Gemari Utama, peserta belajar tentang menata negeri dan belajar menjadi masyarakat yang berpartisipasi aktif untuk Indonesia yang lebih rapi.

Gemar Rapi juga memiliki kegiatan lain yang pelaksanaannya tidak rutin, seperti pembuatan buku Gemar Rapi, home visit, dan privat training. Kegiatan tersebut membutuhkan diskusi panjang dan kerja sama yang baik, karena itu pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan tim pelaksana.

Untuk mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut, calon peserta bisa menghubungi pengurus di bit.ly/KerjasamaGemarRapi atau hubungi e-mail gemarrapi@gmail.com, laman http://gemarrapi.org/ akun FB Gemar Rapi, Twitter @gemarrapi, dan Telegram Gemar Rapi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here