Waspada Perabotan dan TV Terguling, Berikut Tips Mencegahnya

Waspada Perabotan dan TV Terguling

Berhati-hatilah dengan TV atau perabotan rumah Sahabat. Pada tahun 2011 di Chicago, seorang balita tewas akibat kejatuhan televisi yang terguling dari dudukannya. Televisi tersebut jatuh tepat di kepalanya dan menghantam dengan beban setara setengah ton (US CPSC). Tidak hanya di Chicago, pada tahun 2015 di Emirat pun terjadi kejadian yang serupa hingga menyebabkan seorang anak berusia 3 tahun koma. Saking membahayakannya, IKEA Amerika Utara sampai merecall puluhan juta perabotnya karena bahaya terguling.

Tanpa disadari perabotan sehari-hari di dalam rumah dan TV pun dapat membahayakan keselamatan sahabat dan keluarga. Oleh karena itu, periksalah keamanan rumah Sahabat. Apakah perabotan dan TV di rumah sudah aman dan tidak akan melukai keluarga Sahabat? Pada artikel ini Saya akan berbagi Tips untuk membantu Sahabat mencegah terjatuhnya perabotan dan TV di rumah

Periksalah TV dan Perabot Sahabat

Lihatlah apakah TV dan Perabot Sahabat di rumah sudah stabil dan seimbang. Perabot berukuran langsing dan tinggi akan lebih mudah terguling dan membahayakan anak. TV layar datar yang ditelakan diatas meja mudah terguling ketika tersenggol oleh anak. Beberapa perabot seperti laci dapat menjadi tidak stabil dan mudah terguling ketika semua lacinya dibuka.

Amankan TV

  • Pasangkan TV layar datar (LCD/LED) ke dinding untuk mengur
    Amankan tv dari terguling dengan pengait TV
    Amankan tv dari terguling dengan pengait TV

    angi risiko jatuhnya TV dari dudukannya. Jika Sahabat ingin meletakan TV diatas meja, pastikan TV dilengkapi dengan alat pengait TV ke dinding (TV Strap). Alat pengikat TV ke dinding memang belum cukup pupuler di Indonesia tetapi Sahabat bisa berimprovisasi dengan mudah karena sebenarnya prinsipnya sederhana.

  • Jika Sahabat memiliki CRT TV (TV dengan bentuk kotak), letakkan TV diatas perabot tapi pada posisi serendah mungkin. Sahabat juga perlu memasikan dudukan perabot yang digunakan cukup kuat menopang beratnya TV CRT. Meskipun bentuknya kotak dan keliatan cukup stabil, TV CRT yang diletakan pada posisi tinggi dapat dengan mudah terguling karena beratnya.

Tinggalkan TV Lama Sahabat

Jika anda tidak lagi menggunakan CRT TV, buang atau simpanlah TV tersebut untuk mengurangi kepadatan rumah dan menghindari risiko terjatuhnya benda yang dapat melukai keluarga Sahabat. Temukan lokasi yang aman dan mudah untuk membuang TV yang tidak diinginkan, jangan letakkan di sembarang tempat

Amankan Perabotan di Rumah

  • Gunakan pembatas, kawat, atau tali pengikat untuk mengamankan perabotan yang tidak stabil atau perabotan yang berat di dinding
  • Pasang penahan pada laci Sahabat untuk menghindari laci tertarik hingga keluar. Rak laci yang diisi terlalu berat menyebabkan susah untuk dibuka, sehingga memudahkan laci tersebut untuk jatuh
  • Letakkan barang yang lebih berat pada rak atau laci yang letaknya lebih rendah

Jauhkan Anak Dari Perabotan Tinggi

Hindari menempatkan mainan, remot, permen atau benda-benda menarik anak lain diatas perabotan yang tinggi. Hal ini untuk mencegah anak memanjat perabotan untuk mengambil benda yang menarik perhatian mereka.

Itulah tips mencegah jatuhnya perabotan dan TV. Dengan mengikuti tips tersebut, diharapkan keluarga Sahabat akan lebih terlindungi dari bahaya yang sering tidak disadari ini. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik Sahabat mengantisipasi terlebih dahulu sebelum terjadi hal yang membahayakan keluarga Sahabat.

 

Sumber : www.safekids.org

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here