[Review] Clever Dog Smart Camera WiFi : Fitur Melimpah dengan Harga Terjangkau

Era Do It Yourself (DIY), atau mengerjakan sendiri hal-hal yang biasanya dikerjakan vendor/toko, mulai merambah dunia sistem kamera CCTV. Beragam sistem CCTV dengan harga terjangkau dan pemasangan yang mudah mulai membanjiri pasar di Indonesia.

Pada kesempatan ini, tim KKC akan melakukan review terhadap produk kamera IP CCTV dari Clever Dog Indonesia bernama Clever Dog Smart Camera Wifi. Kamera CCTV satuan berbasis Internet Protocol (IP) ini menawarkan kepraktisan dalam pemasangan dan pengoperasiannya sehingga layak disebut sistem DIY kamera CCTV. Bagaimana Clever Dog Wifi bisa mengakomodasi kebutuhan Sahabat terhadap kamera CCTV satuan? Mari simak ulasannya.

Spesifikasi

Clever Dog merupakan salah satu produsen perangkat Smart Home yang berasal dari Tiongkok. Di Indonesia sendiri Clever Dog sudah menawarkan 3 produk andalannya yaitu Clever Dog Smart Camera Wifi, Smart Camera 3G dan Smart Door Bell. Meskipun namanya baru terdengar dan belum setenar DLink atau TPLink, Clever Dog berhasil memberikan kejutan pada pasar CCTV di Indonesia melalui serangkaian produk dengan fitur yang cukup wah di kelasnya namun tetap terjangkau untuk masalah harga.

Pada kali ini Saya akan membahas Clever Dog CCTV Wifi yang merupakan produk unggulannya dalam segmen IP CCTV camera dibawah 1 juta rupiah rupiah. Perbedaan CCTV versi Wifi dan 3G terletak pada fitur sambungan langsung ke data internet melalui kartu seluler yang hanya tersedia pada kamera IP CCTV Clever Dog versi 3G.

Beberapa fitur utama pada Clever Dog Smart Camera WiFi ini adalah :

  1. Real-time video streaming dengan kompressi H.264 yang memungkinkan kita untuk memonitor lingkungan rumah kapanpun dan di manapun menggunakan perangkat ponsel.
  2. Perekaman video lokal dengan melalui slot MicroSD
  3. Perangkat audio dan mikrofon yang tertanam dalam kamera sehingga memungkinkan kita untuk secara langsung berbicara dengan keluarga melalui kamera dan ponsel.
  4. Pendeteksi gerakan
  5. Infrared vision yang memungkinkan kamera tetap bekerja di suasana gelap.
  6. Koneksi WIFI yang memungkinkan kita mengakses kamera tanpa sambungan kabel melalui aplikasi ponsel.
  7. Harga : Rp. 650.000 rupiah
  8. Situs Resmi : http://www.cleverdog.co.id/

Dilihat dari spesifikasi yang ada, kamera Clever Dog memberikan fitur yang cukup lengkap seperti adanya media penyimpanan via MicroSD, kompresi gambar H.264, fitur Night Vision, Motion Sensor dan fitur lain seperti mikrofon untuk pembicaraan dua arah.

Clever Dog merupakan sedikit dari banyak produsen kamera IP CCTV yang beredar di Indonesia yang menyediakan lokasi service center dan spesifikasi produk yang jelas. Semua info itu bisa diakses dalam situs berbahasa Indonesia di alamat www.cleverdog.co.id.

Desain Produk

Kesan pertama yang Saya dapat dari kamera ini adalah terlihat friendly dan tidak mengintimidasi. Banyak kamera CCTV yang benar-benar berbentuk seperti kamera pengawas sehingga membuat tidak nyaman orang yang disorotnya. Clever Dog juga menyediakan aksesoris casing berbentuk beruang dengan berbagai pilihan warna yang membuat tampilan kamera ini menjadi lebih ramah dilihat lagi (dijual terpisah).

Bagian eksterior kamera ini terbuat dari bahan plastik glossy dengan aksen karet di bagian tengahnya. Dudukan antara pelat bawah dengan kamera terbuat dari ball joint yang membuat kamera sangat mudah untuk diarahkan ke berbagai sudut.

Bagian depan kamera terdapat tombol setup berlogo WiFi dan lensa dengan lampu infra-red di sekelilingnya. Di bagian kiri kamera terdapat lubang colokan daya berbentuk micro USB dan tombol Reset. Di bagian kanan terdapat slot untuk kartu MicroSD sebagai media penyimpanan video.

Dalam paket penjualannya, kamera ini dilengkapi adaptor daya dan kabel USB untuk menarik daya listrik ke kamera.

Gallery – Clever Dog Smart Camera WiFi

Penyetelan Kamera

Seperti kebanyakan kamera berbasis IP lainnya, pengoperasian Clever Dog mengharuskan kita memiliki perangkat smartphone Android atau Apple. Sahabat bisa men-download aplikasinya di Google Play Store atau Apple App Store yang berbasis di Indonesia. Hal ini merupakan nilai lebih produk ini karena beberapa kamera yang beredar masih mengharuskan pengguna men-download aplikasinya dari luar wilayah Indonesia.

Clever Dog mengharuskan pengguna Android untuk memberikan ijin akses yang cukup detail. Ijin aplikasi ini  bahkan lebih banyak dibanding aplikasi sejenis seperti dari Canary yang menawarkan sistem Smart Surveillance yang lebih canggih. Pengguna yang sensitif terhadap privasi mungkin akan berpikir dua kali sebelum menginstal aplikasi ini karena selain ijin yang detail, sistem, dan server aplikasi ini berbasis di Tiongkok yang notabene tidak memiliki reputasi baik terhadap privasi masyarakatnya. Akan tetapi, hal ini merupakan konsekuensi jika memilih produk Tiongkok karena saat ini sepertinya semua CCTV low end yang beredar di Indonesia sebagian besar berbasis Tiongkok.

Penyetelan kamera ke smartphone berlangsung cukup mudah. Jauh lebih mudah dibanding kamera seperti D-Link DCS-930L yang pernah saya gunakan. Pada kamera Clever Dog ini, pengguna cukup menekan tombol WiFi di kamera dan mengikuti instruksi yang terdapat di layar aplikasi Clever Dog. Jangan lupa membuat akun Clever Dog yang juga ditawarkan secara gratis.

Setting kamera Clever Dog di aplikasi Android

Kesederhanaan penyetelan kamera berarti membatasi akses pengguna ke bagian teknis kamera. Tidak seperti kamera IP keluaran Dlink atau TP Link, Clever Dog tidak memberikan akses kita untuk melakukan penyetelan manual pada system network seperti IP dan firewall. Akan tetapi fitur ini mungkin tidak terlalu diperlukan bagi kebanyakan orang yang tidak ingin ribet menyetel kameranya secara manual.

Pengoperasian

Mengakses Kamera via Aplikasi

Tampilan aplikasi Clever Dog tergolong mudah untuk dioperasikan. Pada halaman Home terdapat daftar kamera yang terhubung ke aplikasi, Profile pengoperasian dan tombol pesan dan tombol pengaturan umum. Sahabat cukup mengklik nama kamera di bagian Home untuk mengakses kamera CCTV yang ingin Sahabat akses. Sampai artikel ini ditulis, aplikasi Clever Dog belum tersedia dalam Bahasa Indonesia jadi Saya memilih opsi Bahasa Inggris. Sayangnya Clever Dog belum menyediakan fitur pengaksesan kamera dari komputer. Semoga fitur ini bisa ditambahkan pada iterasi kedepannya.

Tombol Profile merupakan salah satu kelebihan Clever Dog. Sistem profil dibuat untuk mengoperasikan kamera pada Mode “Sedang di rumah” atau mode “Di Luar Rumah”. Pada mode di luar rumah semua kamera CCTV akan mengaktifkan motion detection-nya secara otomatis tanpa perlu Sahabat setting satu-per satu. Menurut Saya ini fitur yang sangat bermanfaat terutama bagi mereka yang mengoperasikan lebih dari satu kamera.

Penyimpanan gambar dapat Sahabat lakukan dengan meng-klik tombol kamera pada bagian pengaksesan kamera. Dengan tombol klik ini gambar yang Sahabat rekam akan tersimpan di folder Clever Dog di storage smartphone Sahabat. Gambar juga akan otomatis tersimpan saat Motion Detection diaktifkan. Mode ini memungkinkan kamera mendeteksi gerakan dan mengambil gambar untuk disimpan dan disampaikan sebagai notifikasi pada aplikasi Clever Dog. Fitur ini akan saya bahas lebih dalam pada bagian selanjutnya.

Sayangnya kamera ini tidak dilengkapi dengan fitur perekaman video secara manual. Perekaman video hanya bisa dilakukan dilakukan secara otomatis jika kamera Sahabat dilengkapi dengan kartu MicroSD. Sahabat hanya dapat melihat kembali rekaman video melalui aplikasi Clever Dog di smartphone dan dengan kamera CCTV yang menyala. Saya pun tidak dapat mengakses file pada MicroSD melalui computer saya. Hal ini berarti penyimpanan video bersifat lokal sehingga rekaman video juga akan hilang jika terjadi sesuatu pada kamera seperti pencuri yang merusak/membawa lari kamera Sahabat.

Hal ini memang menjadi masalah bagi banyak produk IP CCTV low end. Untungnya, Sahabat masih bisa mengatasi resiko ini pada kamera Clever Dog dengan mengaktifkan fitur motion detection yang bisa menyimpan file foto saat kamera mendeteksi gerakan. File ini akan otomatis disimpan di server cloud yang dimiliki Clever Dog dan bisa Sahabat akses kapanpun.

Salah satu kelebihan Clever Dog melalui penyimpanan lokalnya adalah kemampuan untuk melakukan rekaman walaupun tanpa koneksi internet. Kamera akan terus merekam video dan menyimpannya di MicroSD selama masih terhubung ke sumber daya listrik. Sahabat pun dapat melihat kembali rekaman video yang direkam saat kamera kembali terhubung ke internet.

Kualitas Gambar

CleverDog Smart Camera menghasilkan foto dan video berukuran 720 x 526 pixel. Resolusi ini ditawarkan dengan field of view sebesar 80 derajat. Ukuran ini hampir mirip dengan kamera CCTV setara yang ditawarkan merek DLink atau TP Link. Tapi bukan yang paling besar kalau dibandingkan dengan kamera low end yang mulai banyak beredar di pasaran.

Gambar yang dihasilkan Clever Dog memiliki standar H.264 yang menghasilkan ukuran file yang kecil sehingga bisa menghemat bandwidth dan storage yang diperlukan untuk operasi kamera. Fitur standar gambar H.264 ini ini tidak dapat ditemui pada produk di rentang harga yang sama dari merek ternama seperti TP Link dan D Link.

Saya pun melakukan pengujian untuk penggunaan dalam ruangan di siang hari dengan pencahayaan alami yang terang. Dari segi kualitas, gambar yang dihasilkan memberi kualitas yang cukup jika hanya untuk pemantauan situasi ruangan secara umum. Hanya saja jangan harapkan kualitasnya setara kamera smartphone yang beredar saat ini. Tampilan gambar ke arah tempat tidur anak Saya terlihat cukup tajam dan terlihat terang tapi kualitasnya mulai terlihat berkurang saat saya memperbesar ukuran gambar melalui smartphone. Gambar berukuran asli (Native) hasil rekaman kamera Clever Dog bisa sahabat lihat pada gambar dibawah ini.

Tampila foto rekaman Clever Dog pada siang hari di dalam ruangan

Saya pun mencoba menyorotkan kamera ke arah garasi untuk melihat performa kamera pada kondisi luar ruangan. Gambar yang dihasilkan cukup jelas untuk mengenali wajah tapi tidak untuk mengenali plat nomor kendaraan berjarak lebih dari 5 meter dari kamera.

Perlu Sahabat ingat, kamera ini tidak dedesain untuk kondisi luar ruangan yang terkena air hujan dan cuaca ekstrem. Akan tetapi seperti kamera IP CCTV lainnya, Sahabat bisa menempatkan di tempat terlindungi dari cuaca jika ingin mengawasi kondisi luar ruangan.

Kamera ini juga dilengkapi dengan fitur Night Vision yang dapat merekam gambar yang terang saat kondisi gelap walau tanpa ada cahaya lampu. Hal ini terwujud melalui 4 lampu infra red yang tersedia disekeliling lensa kamera CCTV ini. Sayangnya sinar lampu infa red ini masih sedikit terlihat oleh mata telanjang disaat gelap sehingga memungkinkan orang mengetahui saat kamera aktif atau tidak.

Gambar mode Night Vision yang dihasilkan cukup jelas untuk memantau situasi ruangan. Justru, intensitas cahaya infra-rednya terasa terlalu terang untuk ruangan berukuran 3 x 3 sehingga titik tengah gambar terlalu kontras dibanding area lain. Namun, hal ini tentu bermanfaat untuk penggunaan Night Vision di ruangan luas atau penggunaan untuk memantau kondisi luar ruangan seperti yang Saya juga uji cobakan kearah garasi.

Perekaman video dapat dilakukan jika kamera dipasangkan kartu MicroSD. Rekaman video bisa diset secara continuous loop atau secara motion detection. Clever Dog mengklaim kamera ini dapat menyimpan rekaman video sepanjang 7 hari jika dipasangkan kartu sebesar 32 Gb. Sayangnya Clever Dog tidak memiliki fitur network video recording seperti yang ada pada D-Link dimana penyimpanan video dilakukan secara terpusat pada hard disk yang disambungkan ke jaringan network kamera.

Gallery – Gambar Native kamera Clever Dog Wifi

Deteksi Gerakan

Salah satu fitur yang sangat membantu dari IP CCTV kamera adalah fitur Motion Detection dimana kamera bisa mengenali jika ada pergerakan seperti orang yang jalan yang tertangkap sorotan kamera dan secara otomatis mengirimkan notifikasi ke pengguna aplikasi.

Fitur ini sangat bermanfaat untuk membuat pengawasan lebih efisien. Sahabat tidak perlu memantau aplikasi Clever Dog setiap saat. Sahabat hanya perlu memantau jika ada notifikasi pergerakan yang mungkin berupa aktivitas orang yang tidak Sahabat kenali dan kehendaki.

Fitur motion detection akan memberikan notifikasi di bagian Pesan di aplikasi clever dog. Pada bagian pesan ini akan terisi screen shot (foto) situasi dimana gerakan terdeteksi. Screen shot ini tersimpan di server Clever Dog sehingga Sahabat tidak perlu khawatir jika kamera CCTV nya belum dilengkapi dengan kartu MicroSD.

Yang tidak kalah penting adalah fitur pengaturan sensitifitas deteksi. Sahabat dapat mengatur seberapa sensitif gerakan yang akan memicu peringatan Motion Detected. Fitur ini sangat bermanfaat untuk mencegah aplikasi menjadi kebanjiran notifikasi hanya karena gerakan rutin yang tidak berbahaya seperti gerakan kipas angin atau gerakan daun yang terhembus angin.

Motion Detection pada kamera ini cukup sensitif dan sepertinya tidak dibatasi waktu jeda antara notifikasi satu dan lainnya. Beberapa kamera IP memberikan waktu jeda selama 5 menit antara deteksi gerakan satu dan lainnya untuk mengurangi jumlah notifikasi dari kemungkinan false alarm. Kelemahannya bisa saja event penting terlewat dari waktu jeda itu.

Tampilan pesan / notifikasi motion detection

Fitur Lainnya

Fitur lain yang menarik adalah fitur Talkback dimana Sahabat dapat menggunakan kamera ini untuk berbincang dengan orang di depan lensa kamera. Cukup mengaktifkan tombol mikrofon pada bagian akses kamera, suara Sahabat dapat didengar oleh orang di dekat kamera. Sahabat pun dapat mendengar suara di sekitar kamera karena kamera ini dilengkapi dengan mikrofon. Tapi entah kenapa produk yang Saya miliki selalu mengeluarkan bunyi berisik jika Saya mengaktifkan mikrofon kamera. Bunyi noise ini hilang jika mikrofon kamera dan mikrofon aplikasi dinyalakan bersamaan untuk memulai mode Talkback.

Kalau Saya bandingkan dengan tipe lain di pasaran, beberapa fitur unggulan yang perlu dilengkapi di produk Clever Dog kedepan adalah adanya penyimpanan video secara cloud. Fitur cloud dapat menjadi garansi tambahan agar rekaman kejadian penting selalu tersedia saat Sahabat butuhkan.

Selain itu, beberapa kamera smart home high end juga dilengkapi dengan sistem enkripsi yang dapat melindungi rekaman foto dan video sahabat dari kemungkinan pembobolan hacker.

Tapi mungkin Saya harus kembali mengingat bahwa fitur diatas umumnya ada pada kamera CCTV high end berharga diatas 2 juta rupiah. Clever Dog yang menempatkan diri di kisaran harga dibawah 1 juta rupiah menurut Saya sudah menjadi kompetitor yang kuat diantara gempuran IP CCTV low end yang semakin populer di Indonesia.

Clever Dog cukup berbaik hati dengan menyediakan lokasi service center yang jelas dan didukung dengan website berbahasa Indonesia di www.CleverDog.co.id. Tidak semua kamera IP CCTV entry level yang beredar memiliki fasilitas seperti ini. Sahabat yang peduli terhadap garansi dan after sales services pasti sangat terbantu dengan ini.

Clever Dog juga menyediakan berbagai produk smart home lainnya seperti Smart Door Bell dan Sensor buka pintu. Sahabat yang berencana membangun ekosistem smarthome mungkin akan lebih dimudahkan dengan integrasi aplikasi Clever Dog yang disediakan.

Kesimpulan

Clever Dog Smart Camera Wifi merupakan kamera IP CCTV dengan fitur yang cukup lengkap untuk sistem kamera berbasis Do It Yourself (DIY) di segmen Low End.

Harganya yang berada di kisaran 600 ribu rupiah memang jauh lebih murah dibanding kamera CCTV setara keluaran brand yang sudah mapan seperti Dlink atau TP Link. Akan tetapi kamera ini bukan yang termurah jika dibandingkan kamera low end yang beredar di pasaran. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah terlalu detailnya ijin akses aplikasi Clever Dog pada smartphone yang memiliki resiko terhadap privasi. Sepertinya hal yang sama berlaku untuk produk IP CCTV low end berbasis Tiongkok lainnya.

Dukungan Service Center dan layanan Customer Support yang jelas menjadi poin plus dibanding kamera lain di kelasnya.  Aplikasi yang cukup user frinedly dan dukungan expansi sistem smart home berbasis Clever Dog juga menambah poin positif yang bisa Sahabat pertimbangkan.

 



 

 

20 KOMENTAR

  1. memory card pada clever dogs mikik saya selalu initialization yg terjadi hampir setiap waktu ketika saya ingin playback sehingga video menjadi tidak tersimpan ketika saya butuhkan..mohon informasinya apa perlu saya lakukan dan apakah ini normal?

    • Halo Ervi. Unit yang kami uji tidak mengalami hal seperti ini. Sepertinya yang Ervi alami tidak wajar. Apa Ervi sudah melakukan upgrade firmware ke edisi terakhir? Jika masih ada masalah Ervi bisa coba kontak clever dog Indonesia melalui websitenya.

  2. CCTV Clever Dog saya ketika dihubungkan dengan listrik tidak menyala lampu indikator dan hanya mengeluarkan suara gemeresek melalui microphone, dan panas.

  3. marketing official store mereka di tokped tulis resolusi 720HD.
    padahal aslinya cuma 526. nakalan yang ditulis bukan sisi vertikal seperti standar dunia,
    hal ini langsung bikin saya ill feel gak jadi beli..

    tolong review cleverdog panorama 180 derajat dong. sepertinya di Indonesia baru ini yang super wide lens yah?

    • Kamera 180 derajat di kelas DIY ada beberapa pilihan seperti D-Link DSC-2530L dan Edimax IC-5150W. Ditunggu reviewnya ya.

  4. jika wifi di rumah mati, otomatis di clever dog juga mati…dan di hp status clever dog off line.. apakah jika wifi nyala kembali…hp bisa merekam lagi..sementara posisi hp dan kamera saat ini beda wilayah.

    • Halo, kamera akan terus merekam selama kamera terhubung sumber listrik dan dilengkapi kartu microSD. Rekaman bisa diputar lagi melalui handphone saat koneksi internet kembali tersambung. Terlepas dimana Sahabat berada.

  5. Saya udh beli cleverdog smartcam 3G,tp kok cuman bisa dipakek sehari ya,besok nya nggak bisa konek 3G lagi.shg nggak bisa terhubung ke hape saya lagi.padahal harga nya 1,3 juta lho.hadeh,gmn ni ya mas?ada pengalaman serupa?atau adakah tombol reset to factory setting?

    • Halo, kami belum punya kesempatan untuk review Versi 3G. Sudah coba ditanyakan ke CS clever dog?

  6. Mau tanya, Cleverdog ini harus dioperasikan dengan kabelnya ya? Kalo saya cabut kabelny mati, saya kira kabelnya hanya untuk charge saja

    • Halo, untuk tipe ini memang tidak disertai dengan baterai. Jadi harus selalu terhubung ke sumber listrik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here