Cegah Campak dan Rubella dengan Imunisasi MR

KeselamatanKeluarga.com

Kementerian Kesehatan mulai mengampenyekan program imunisasi measles rubella (MR) yang akan dimulai pada Agustus-September 2017. Imunisasi MR ini akan diberikan pada anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun tanpa terkecuali. Apa sih sebenarnya measles (campak) dan rubella itu, dan mengapa imunisasi terhadap kedua penyakit tersebut sangat penting?

Bahaya penyakit campak dan rubella?

Campak dan rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak dan rubella atau yang belum pernah mengalamai penyakit ini akan beresiko tinggi tertular.

Campak dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius pada penderitanya, seperti diare, radang paru pneumonia, radang otak (ensefalitis), kebutaaan, gizi buruk dan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Sedangkan rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, tetapi bila ibu hamil tertular rubella pada trimester pertama (awal kehamilan) dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan pada bayi tersebut dikenal sebagai sindroma rubella kongenital yang diantaranya meliputi kelainan jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan.

Gejala awal dari penyakit campak dan rubellla

Gejala penyakit campak yaitu deamam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan mata merah (konjungtivitisi). Sedangkan gejala untuk penyakit rubella tidak spesifik dan bahkan bisa tanpa gejala. Akan tetapi, gejala umum penyakit rubella berupa demam ringan, pusing, pilek, mata merah dan nyeri persendian, mirip gejala flu.

Perlindungan terhadap Campak dan Rubella.

Perlu sahabat ketahui bahwa sampai saat ini tidak ada pengobatan untuk penyakit campak (measles) dan rubella, akan tetapi penyakit ini dapat di cegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah yang terbaik untuk pencegahan Campak (Measles) dan Rubella. Satu vaksin bisa mencegah dua penyakit sekaligus. Vaksin ini telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Vaksin seperti ini juga telah digunakan di lebih dari 141 negara.

Imuniasi MR diberikan untuk anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR. Sahabat tidak perlu khawatir, imunisasi vaksin MR ini aman dan tidak ada efek samping. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan adalah reaksi normal dan akan menghilang dalam 2-3 hari. Sangat jarang ditemukan kejadian ikutan yang serius pasca imuniasasi.

Fatwa MUI tentang Imunisasi

Sesuai dengan fatwa MUI no 4 tahun 2016, Imunisasi pada dasarnya diperbolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk memujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya penyakit tertentu. Dalam hal bila seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, bedasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya menjadi wajib.

Sahabat, untuk mewujudkan Indonesia bebas campak dan rubella mari kita sukseskan kampanye imunisasi MR. Catat ya sabahat, untuk anak usia sekolah, imunisasi dilaksanakan di masing-masing sekolah sepanjang bulan Agustus. Sedangkan untuk anak usia pra sekolah akan dilaksanakan di posyandu, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya pada bulan september.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here