Skip Challenge, Bahaya dan Efek yang Terkandung Di Dalamnya

Sahabat, media sosial sekarang ini, terutama di kalangan anak sekolah menengah, sedang diramaikan dengan topik #skipchallenge atau #passoutchallenge. Apa itu skip challenge atau pass-out challenge..??

Skip challenge dilakukan oleh beberapa orang dengan cara menekan sekeras-kerasnya dada 1 orang kawannya selama beberapa saat, hingga kawannya ini merasakan efek fly, high, atau semacam hilang kesadaran kemudian disusul dengan kejang. Beberapa saat kemudian, kawan tersebut akan sadar dengan sendirinya. Skip challenge merupakan salah satu aktifitas tantangan di kalangan remaja yang biasanya akan di upload ke media sosial untuk kemudian diteruskan kepada kawan-kawan di berbagai macam jejaring sosial.

Skip challenge 1

Cukup aneh kah kegiatan ini Sahabat..?? mungkin menurut beberapa dari kita hal ini merupakan kegiatan wasting time. Namun menurut beberapa remaja yang melakukannya, mereka merasakan kegiatan ini sebagai tantangan, pembuktian uji nyali, bahkan untuk bersenang-senang.

Kegiatan skip challenge ini menuai banyak respon di media sosial, sebagian besar berpendapat bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan wasting time dan berbahaya bagi nyawa manusia.


Demam serupa sempat terjadi di Amerika pada tahun 1995 – 2007, dikenal dengan istilah choking challenge dan space monkey challenge. Kedua kegiatan ini mirip dengan skip challenge, yaitu dengan menghentikan sementara aliran darah ke otak, namun dengan cara dicekik pada leher.

Centers for Disease Control and Prevention Amerika melaporkan pada tahun 1995 – 2007 ditemukan 82 kasus kematian akibat choking challenge, dengan rentang usia 9 – 19 tahun. Dari data diatas, jelas bahwa penggiat kegiatan challenge ini sebagian besar dari kalangan remaja usia sekolah menengah.


Skip challenge ini dilakukan dengan menekan dada, artinya mempersempit dan mempersulit darah mengalir dari jantung menuju organ tubuh lainnya, terutama otak. Semua organ tubuh membutuhkan oksigen yang dibawa darah sebagai bahan bakar beraktifitas. Jika supply darah terganggu, maka supply oksigen pun akan terganggu, terutama organ otak sebagai pusat kesadaran manusia.

Otak merupakan organ tubuh yang memiliki berat kurang dari 5% berat tubuh, namun mengonsumsi 15%-20% oksigen yang terkandung di dalam tubuh.

Jika otak kekurangan oksigen, aktifitasnya akan terhenti, dibarengi dengan hilangnya kesadaran. Sel-sel otak akan mulai mengalami kerusakan jika otak beraktifitas tanpa oksigen selama 4-6 menit. Kejadian di menit-menit berikutnya adalah kematian sel-sel otak yang dibarengi dengan terhentinya aktifitas semua organ tubuh.

Kalaupun tidak menyebabkan kematian, skip challenge ini akan menimbulkan kerusakan pada sel-sel otak yang nantinya akan berdampak kepada kondisi kesehatan, kejiwaan, psikologis dan lain-lain dari si objek challenge. Otak adalah organ dengan kumpulan milyaran sel syaraf, jika terganggu, bukan hanya fisik seseorang yang akan terganggu, namun mental seseorang akan berpotensi terganggu, karena rusak nya sel-sel syaraf di otak.

Sahabat, dewasa ini memang fenomena sosial kemasyarakatan semakin beragam saja, terutama dengan hadirnya teknologi smartphone. Orang semakin mudah untuk memperoleh dan menyebarkan informasi, terlepas informasi itu baik atau buruk, benar atau tidak. Sebagai orang yang cukup cerdas karena dapat mengoperasikan perangkat smartphone, seharusnya kita juga dapat semakin bijak dalam menyaring informasi yang beredar di dunia maya, termasuk untuk anak, saudara, tetangga, serta orang-orang terdekat kita.

Jangan sampai hal-hal buruk terjadi pada kita dan orang-orang terdekat kita. Tidak mengetahui, atau tidak melakukan hal yang sedang happening di sekitar kita bukanlah sebuah kesalahan. Jangan sampai kita bertindak atas dasar “biar gak ketinggalan zaman” namun hal yang kita lakukan dapat membahayakan diri sendiri serta orang-orang terdekat kita.

Tetap sehat dan selamat ya Sahabat..


https://faculty.washington.edu/chudler/vessel.html

https://www.instagram.com/explore/tags/skipchallenge/?hl=en

9gag.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here