Bahaya Keracunan Gas Knalpot Kendaraan dan Genset

Sebenarnya apa yang terjadi ketika seseorang keracunan gas knalpot genset seperti pada beberapa kasus akhir-akhir ini? Besar dugaannya karena para korban menghirup gas Karbon Monoksida (Carbon Monoxide – CO) yang merupakan produk gas buang mesin berbasis pembakaran seperti pada genset atau mesin mobil dan motor Sahabat. Karbon Monoksida merupakan gas berbahaya yang jika terhidup dalam kadar tertentu dapat mengakibatkan gejala seperti kehabisan nafas dimana darah sudah kehilangan oksigen. Hilangnya oksigen dalam darah ini dapat menimbulkan kerusakan otak permanen yang dapat berujung pada kematian.

Hal-hal yang membuat keracunan CO semakin berbahaya adalah sifatnya yang tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa. Selain itu, CO juga bisa muncul dari berbagai alat yang kita gunakan sehari-hari seperti genset, pemanggang berbasis kayu dan kendaraan bermotor. CO juga bekerja secara perlahan dan sering tidak terasa sampai tingkat keracunannya benar-benar parah. Hal ini terjadi karena sifat racun CO yang perlahan-lahan membuat sel darah merah kehilangan fungsinya dalam mengikat oksigen.

Data yang penulis dapat dari Wikipedia memberikan gambaran tingkatan keracunan CO seperti dibawah. Berdasarkan tabel dibawah, kematian akibat konsentrasi CO yang tinggi di sekitar kita bisa berlangsung hingga hanya dalam hitungan menit. Oleh karena itu penulis sangat menganjurkan Sahabat semua untuk selalu waspada akan bahaya keracunan CO dan peduli terhadap lingkungan dengan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya keracunan CO.

Lalu apa yang bisa Sahabat lakukan untuk melindungi keluarga dari bahaya keracunan Carbon Monoksida (CO). Berikut beberapa panduan yang penulis himpun dari berbagai referensi kredibel dalam menghadapi bahaya CO : Mencegah Keracunan Asap Genset & Knalpot

Sumber :

http://en.wikipedia.org/wiki/Carbon_monoxide_poisoning

http://www.cdc.gov/niosh/topics/co/

http://www.nhtsa.gov/cars/problems/studies/NonTraffic-NonCrash/index.htm

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here