Bahaya Keracunan Gas Knalpot Kendaraan dan Genset

Sahabat, baru-baru ini kita kembali dikejutkan dengan kecelakaan yang menimpa satu keluarga di Bogor yang mengakibatkan kematian seluruh anggota keluarga. Sebelumnya penulis mengucapkan duka cita yang mendalam akibat kecelakaan ini dan berharap kejadian ini tidak terulang lagi di masa datang.

Dugaan sementara kecelakaan yang mematikan ini diakibatkan oleh keracunan gas buang (knalpot) dari genset yang dipakai sebagai sumber listrik sementara di rumah para korban. Peristiwa ini berawal ketika rumah korban mengalami pemadaman listrik sehingga membuat mereka menghidupkan genset yang disimpan di ruang dapur. Para korban diduga langsung tidur sesudah menyalakan genset dan akhirnya ditemukan sudah meninggal diduga akibat keracunan gas yang keluar dari mesin genset itu.

Bahaya Karbon Monoksida dari Asap Genset & Knalpot

Sebenarnya apa yang terjadi ketika seseorang keracunan gas knalpot genset seperti pada kasus ini? Besar dugaannya karena para korban menghirup gas Karbon Monoksida (Carbon Monoxide – CO) yang merupakan produk gas buang mesin berbasis pembakaran seperti pada genset atau mesin mobil dan motor Sahabat. Karbon Monoksida merupakan gas berbahaya yang jika terhidup dalam kadar tertentu dapat mengakibatkan gejala seperti kehabisan nafas dimana darah sudah kehilangan oksigen. Hilangnya oksigen dalam darah ini dapat menimbulkan kerusakan otak permanen yang dapat berujung pada kematian.

Hal-hal yang membuat keracunan CO semakin berbahaya adalah sifatnya yang tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa. Selain itu, CO juga bisa muncul dari berbagai alat yang kita gunakan sehari-hari seperti genset, pemanggang berbasis kayu dan kendaraan bermotor. CO juga bekerja secara perlahan dan sering tidak terasa sampai tingkat keracunannya benar-benar parah. Hal ini terjadi karena sifat racun CO yang perlahan-lahan membuat sel darah merah kehilangan fungsinya dalam mengikat oksigen.

Data yang penulis dapat dari Wikipedia memberikan gambaran tingkatan keracunan CO seperti dibawah. Berdasarkan tabel dibawah, kematian akibat konsentrasi CO yang tinggi di sekitar kita bisa berlangsung hingga hanya dalam hitungan menit. Oleh karena itu penulis sangat menganjurkan Sahabat semua untuk selalu waspada akan bahaya keracunan CO dan peduli terhadap lingkungan dengan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya keracunan CO.

Gejala-Gejala Bahaya Keracunan Gas Knalpot Kendaraan dan Genset

Mencegah Keracunan Asap Genset & Knalpot

Lalu apa yang bisa Sahabat lakukan untuk melindungi keluarga dari bahaya keracunan Carbon Monoksida (CO). Berikut beberapa panduan yang penulis himpun dari berbagai referensi kredibel dalam menghadapi bahaya CO.

1. Kenali potensi bahaya keracunan CO

Sahabat harus dapat mengenali benda-benda apa saja yang berpotensi menghasilkan gas CO. Benda sehari-hari seperti genset, perapian, panggangan arang, kendaraan bermotor pada prinsipnya menghasilkan gas CO. Bukan berarti kita tidak boleh menggunakan benda-benda tersebut, kita harus tau bagaimana mengoperasikan dengan aman. Umumnya panduan penggunaan alat secara aman ditulis di tiap buku manual yang disediakan produsen mesin yang Sahabat gunakan.

Sahabat juga perlu memahami gejala-gejala keracunan CO seperti pusing dan mual, kehilangan konsentrasi dan koordinasi tubuh. Kesadaran terhadap situasi keracunan CO sangat menentukan apa yang harus Sahabat lakukan setelahnya.

2. Pastikan tersedia ventilasi yang cukup jika menggunakan genset atau perapian di rumah

Jika sahabat menggunakan genset di rumah, kantor atau ruang tertutup lainnya, pastikan genset tersebut ditempatkan di lokasi dengan ventilasi yang cukup. Gas buang dari genset yang mengandung CO harus dapat dibuang ke udara luar agar konsentrasinya tidak lagi membahayakan.

Jika genset sudah ditempatkan di luar rumah, pastikan tidak ada kipas rumah yang bisa membuat gas buang tersedot ke dalam rumah.

Sahabat juga harus menghindari menyalakan mesin mobil atau motor di dalam garasi yang tertutup. Gas knalpot kendaraan bermotor juga mengandung CO dan bisa terkumpul ke dalam rumah. Kumpulan gas CO berpotensi meracuni penghuni rumah dan mengakibatkan kecelakaan yang berujung pada kematian. Gambar dibawah memberikan penjelasan mengenai potensi sumber gas CO di rumah.

Ventilasi Menghadapi Bahaya Keracunan Gas Knalpot Kendaraan dan Genset

3. Hindari tidur di dalam mobil dengan mesin yang menyala

Kejadian keracunan CO juga pernah diberitakan pada april 2015 lalu. Kali itu kecelakaan menimpa keluarga yang tidur di mobil dengan mesin menyala. Hasil penyelidikan mengindikasikan keracunan CO dari gas buang mobil.

Bahaya keracunan CO juga bisa terjadi pada mobil. Mungkin sahabat menyangsikan mengapa bisa hal ini bisa terjadi. Kecelakaan ini terjadi karena ada kebocoran gas buang dengan konsentrasi CO tinggi kedalam kabin mobil dan dengan penumpang yang tidur sehingga tidak menyadari adanya gejala-gejala keracunan CO. Hal yang dapat kita pelajari adalah sebisa mungkin hindari tidur di dalam mobil dengan mesin menyala karena kita tidak akan menyadari kalau kita mengalami keracunan CO.

4. Rawatlah mesin berbasis bahan bakar dari kebocoran gas buang

Mesin berbasis bahan bakar seperti genset dan mesin kendaraan secara prinsip menghasilkan gas CO. Umumnya mesin modern dilengkapi fitur yang bisa mengurangi konsentrasi gas buang berbahaya seperti fungsi Catalytic Converter pada knalpot mobil. Jangan skali-kali menghilangkan komponen ini karena fungsinya yang sangat penting yaitu mengurangi secara signifikan kadar CO dalam gas buang kendaraan anda.

Selain itu, cek komponen jalur gas buang mobil dari kebocoran yang umumnya disebabkan karena karat. Kebocoran pada bagian tengah mobil dapat mengakibatkan resiko gas buang masuk lebih banyak ke dalam kabin mobil.

5. Gunakan gas detector (alat pendeteksi gas beracun)

Gunakan Gas Detector atau alat pendeteksi gas beracun. Alat ini tersedia untuk versi rumahan dan dapat dipasang di sekitaran rumah untuk mendeteksi jika terdapat gas beracun seperti CO. Alat deteksi gas berbahaya ini juga terdapat dalam bentuk yang bisa dipasang di mobil. Pertimbangkan secara bijak sejauh mana Sahabat memerlukan alat ini.

6. Pahami pertolongan pertama keracunan CO

Kenali gejala-gejala keracunan gas CO dan segera keluar ruangan / mobil menuju tempat dengan udara segar untuk menghindari keracunan lebih parah. Secepatnya panggil tim medis untuk dilakukan pertolongan lebih lanjut. Kadar keracunan yang parah memerlukan perawatan ruangan hiperbarik untuk memulihkan kadar oksigen dalam tubuh.

Sahabat, demikianlah penjelasan mengenai Bahaya Keracunan Gas Knalpot Kendaraan dan Genset. Mari bantu sebarkan pemahaman terhadap potensi bahaya keracunan CO kepada masyarakat Indonesia. Jika melihat uraian di atas, keracunan CO seharusnya bisa dihindari dengan mudah. Seperti halnya kita menyikapi penggunaan gas elpiji untuk kegiatan memasak, penggunaan mesin-mesin yang menghasilkan gas CO bisa tetap aman dan bermanfaat selama kita mengetahui cara aman penggunaannya.

Stay safe Sahabat!

 

Sumber :

http://en.wikipedia.org/wiki/Carbon_monoxide_poisoning

http://www.cdc.gov/niosh/topics/co/

http://www.nhtsa.gov/cars/problems/studies/NonTraffic-NonCrash/index.htm

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here